Iran Mengutuk Aksi Teror Truk di New York tapi...

Kompas.com - 01/11/2017, 21:05 WIB
Mobil pikap sewaan yang digunakan untuk menabraki para pejalan kaki dan pesepeda di kawasan sibuk Manhattan dekat World Trade Center, New York, AS, Selasa (31/10/2017) VIA CNNMobil pikap sewaan yang digunakan untuk menabraki para pejalan kaki dan pesepeda di kawasan sibuk Manhattan dekat World Trade Center, New York, AS, Selasa (31/10/2017)
|
EditorAgni Vidya Perdana

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran turut mengutuk aksi teror truk pada Selasa (31/10/2017) yang menewaskan delapan orang di kota New York, AS.

Namun Iran juga menyebut kebijakan AS untuk kawasan Timur Tengah sebagai "akar dari terorisme".

"Serangan kepada warga sipil yang tak bersalah dan tanpa pertahanan di tempat umum menunjukkan kekejaman dan kebiadaban kelompok teroris seperti ISIS," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghassemi.

"Tapi, Iran menganggap bahwa 'akar dari terorisme' adalah kebijakan yang dilakukan AS dan sekutunya dalam beberapa kesempatan di Timur Tengah," tambahnya dilansir AFP.

Baca juga: Uzbekistan Siap Bantu AS Usut Tuntas Teror Truk New York

Pelaku teror yang menggunakan mobil pikap dan menerobos jalur sepeda di New York meninggalkan pesan janji setia kepada ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, belum ada klaim resmi dari kelompok jihad tersebut yang menyatakan bertanggung jawab.

Ini bukan kali pertama Iran menunjukkan simpatinya atas apa yang terjadi di AS.

Sebelumnya, setelah tragedi penembakan massal di Las Vegas awal Oktober lalu, Iran juga turut menyampaikan belasungkawa.

Iran dengan AS sudah tidak menjalin hubungan diplomatik sejak 37 tahun terakhir.

Hubungan kedua negara bahkan semakin memanas setelah terpilihnya Donald Trump menjadi presiden.

Baca juga: Pelaku Teror Truk New York Teradikalisasi di Dalam Negeri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.