Kompas.com - 31/10/2017, 21:43 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

TRIPOLI, KOMPAS.com - Sebuah serangan udara yang menyerang Kota Derna di Libya timur telah mengakibatnya 17 warga sipil tewas, dan 30 lebih luka-luka.

Pejabat di Rumah Sakit Negeri Al Huraish di Derna membenarkan adanya kondisi darurat yang membutuhkan banyak pasokan darah, setelah sejumlah korban meninggal dan luka-luka dibawa ke rumah sakit.

Meski demikian belum jelas pihak mana yang bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut.

Baca juga: Temuan 36 Jasad Penuh Luka, Panglima Tertinggi Libya Diselidiki

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (31/10/2017), militer AS tercatat telah melakukan setidaknya empat kali serangan udara yang menyasar Libya sejak 2015 lalu.

Inggris dan Perancis juga disebut memiliki pasukan khusus yang beroperasi secara rahasia di negara tersebut.

Pada Juli tahun lalu, tiga tentara Perancis terbunuh saat helikopter militer ditembak jatuh oleh pasukan bersenjata pertahanan Benghazi (BDB).

Sejak tergulingnya pemerintahan Muammar Gaddafi pada 2011, Libya terus terbagi dalam dua pemerintahan yang saling bersaing untuk memegang pengaruh di negara tersebut.

Baca juga: Mesir Gempur Kamp Milisi di Libya setelah Pembantaian Kristen Koptik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.