Pilot Banglades Ditahan Setelah akan Bajak Pesawatnya Sendiri

Kompas.com - 31/10/2017, 21:13 WIB
Anggota unit reaksi cepat Banglades telah mengamankan seorang pilot yang disebut akan membajak pesawat yang diterbangkannya. STR / AFPAnggota unit reaksi cepat Banglades telah mengamankan seorang pilot yang disebut akan membajak pesawat yang diterbangkannya.
|
EditorAgni Vidya Perdana

DHAKA, KOMPAS.com - Kepolisian Banglades menyebut seorang pilot dari maskapai penerbangan nasional telah berencana melakukan pembajakan pesawat bersama militan Islam.

Pilot tersebut, Sabbir Emam, bekerja pada maskapai pemerintah Biman Bangladesh Airlines.

Sabbir telah ditahan pada Selasa (31/10/2017), di Dhaka bersama tiga tersangka lainnya yang diduga terkait jaringan kelompok militan yang juga bertanggung jawab atas penyerangan sebuah kafe yang menewaskan 22 orang tahun lalu.

Baca juga: Penggerebekan Teroris di Banglades, 6 Tewas

Unit reaksi cepat kepolisian Banglades menduga Sabbir bekerja sama dengan kelompok Jamaatul Mujahidin Banglades (JMB) akan menjatuhkan pesawat di kediaman politikus atau menjadikan para penumpang sebagai sandera.

"Tersangka adalah orang yang berbahaya dan dia bekerja di tempat yang sensitif seperti Biman Banglades Airlines, yang kerap digunakan tokoh penting negara," tulis pernyataan polisi seperti dilansir AFP.

Sabbir menjadi pilot sejak 2014 dan telah menerbangkan pesawat penumpang Boeing 737 untuk maskapai penerbangan Banglades.

Sabbir diduga terkait dengan militan senior, termasuk Sarwar Jahan, pimpinan baru JMB yang telah terbunuh dalam penggerebakan polisi.

Polisi mengatakan Sabbir dan Sarwar merencanakan pembajakan pesawat bersama pihak ketiga, Abdullah, yang juga telah terbunuh dalam serangan pada September di Dhaka.

Kelompok JMB telah disebut bertanggung jawab atas serangkaian serangan mematikan dengan target orang asing, blogger atheis, aktivis kanan, dan umat minoritas di Banglades.

Kepolisian setempat terus mewaspadai sel-sel jaringan teroris baru dan juga rencana serangan yang bisa terjadi di negara mayoritas muslim tersebut.

Baca juga: FBI Menyerah, Pembajakan Pesawat 45 Tahun Silam Tetap Misterius

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X