Kompas.com - 31/10/2017, 13:02 WIB
Petugas melakukan penyisiran di TKP tempat Amina Okuyeva dibunuh di Hlevakha, 30 kilometer selatan Kiev, Ukraina. Okuyeva dan suaminya, Adam Osmayev, dibunuh oleh orang tak dikenal. GENYA SAVILOV / AFPPetugas melakukan penyisiran di TKP tempat Amina Okuyeva dibunuh di Hlevakha, 30 kilometer selatan Kiev, Ukraina. Okuyeva dan suaminya, Adam Osmayev, dibunuh oleh orang tak dikenal.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

KIEV, KOMPAS.com - Istri pejuang Ukraina kreator pembunuhan Presiden Rusia, Vladimir Putin, terbunuh dalam serangan di Kiev, Ukraina Senin malam (30/10/2017).

Amina Okuyeva, berusia 34 tahun, adalah istri dari Adam Osmayev.

Dia dan Osmayev merupakan sukarelawan batalyon Dzhokhar Dudayev yang berperang melawan kelompok separatis pro-Rusia di timur Ukraina.

Dilansir dari Sky News, Okuyeva dan istrinya diserang kendaraan misterius ketika tengah melintasi kota kecil Hlevakha, 30 kilometer selatan Kiev.

Okuyeva tewas di tempat dengan luka tembak di kepala. Sedangkan Osmayev terluka serius.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Yaroslav Trakalo, berkata polisi tengah menyelidiki jika insiden itu merupakan "pembunuhan terencana".

Baca juga : Ledakan di HUT Kemerdekaan Ukraina, Dua Orang Terluka

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada portal Ukraina lb.ua, Osmayev percaya Kremlin berada di balik serangan yang menewaskan istrinya tersebut.

Bukan kali ini saja Osmayev dan Okuyeva menerima serangan mendadak. Pada 1 Juni di Kiev, keduanya juga ditembak oleh seseorang yang diduga jurnalis.

Keduanya selamat. Bahkan, Okuyeva balas menembak yang menewaskan si pelaku.

Penyerangan kemarin malam terjadi sepekan setelah percobaan pembunuhan terhadap anggota parlemen Ukraina, Igor Mosiychuk.

Mosiychuk menderita luka serius pasca-terjadi peledakan di sebuah pedesaan di Kiev yang menewaskan pengawalnya.

Sebelumnya, pada 2012, Osmayev ditangkap dan dituduh merencanakan plot pembunuhan terhadap Putin dalam sebuah iring-iringan mobil.

Rusia meminta Ukraina agar mengekstradisi Osmayev. Namun, Pengadilan HAM Eropa merekomandasikan Kiev agar tidak melakukannya.

Gantinya, Ukraina memberikan tersangka kedua, Ilya Pyanzin, yang kemudian divonis 10 tahun penjara di Rusia.

Baca juga : Mobil Putri Miliuner Ukraina Tabrak Kerumunan Orang, 6 Tewas



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X