Kompas.com - 30/10/2017, 17:21 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Unit penyidik kriminal AL Amerika Serikat sedang menyelidiki dugaan dua anggota Navy SEAL membunuh seorang anggota unit Baret Hijau AD di Mali.

Sersan Logan Melgar (34) ditemukan tewas pada 4 Juni lalu di perumahan kedubes AS di ibu kota Mali, Bamako.

Melgar ditempatkan di Bamako bersama pasukan khusus AS untuk melatih tentara Mali dalam upaya memerangi terorisme.

Atasan Melgar langsung menduga ada yang tak beres dalam kematian anak buahnya itu dan para agen dari Komando Investigasi Kriminal AD menghabiskan waktu beberapa bulan untuk menyelidiki kasus ini.

Baca juga : Navy Seal Selidiki Personelnya yang Nyambi Main Film Porno

Akhirnya, bulan lalu penyidik AD melimpahkan kasus itu kepada Badan Penyelidik Kriminal AL (NCIS). Demikian dikabarkan harian The New York Times.

Harian itu menambahkan, seorang ahli forensik militer mengatakan Melgar tewas karena dibunuh, tepatnya akibat dicekik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"NCIS memastikan tengah menyelidiki kematian Sersan Melgar di Mali, namun NCIS tak bisa membicaraka n rincian investigasi yang sedang berlangsung," kata juru bicara NCIS, Ed Buice seperti dikutip AFP.

Buice menambahkan, NCIS menerima limpahan kasus itu dari penyidik AD pada 25 September lalu.

Meski rincian penyidikan ini belum dirilis, The New York Times menyebut, dua anggota Navy SEAL yang tak disebutkan identitasnya itu kini dinonaktifkan.

Sejauh ini belum diperoleh pernyataan resmi terkait kedua anggota Navy SEAL itu dan belum ada satu pun nama yang dijadikan tersangka

Kabar kematian seorang anggota AD Amerika Serikat ini muncul di saat keberadaan AS di wilayah itu menjadi perhatian saat empat tentaranya tewas dalam penyergapan di Niger, negeri tetangga Mali.

Baca juga : Nyetir Sambil Mabuk, Mantan Navy Seal Penembak Osama Ditangkap Polisi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.