Kompas.com - 30/10/2017, 17:19 WIB
Pesan bernada ancaman yang diduga dikirimkan simpatisan ISIS yang ditemukan dalam aplikasi pesan singkat Telegram. Telegram via Daily MailPesan bernada ancaman yang diduga dikirimkan simpatisan ISIS yang ditemukan dalam aplikasi pesan singkat Telegram.
|
EditorAgni Vidya Perdana

LONDON, KOMPAS.com - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diduga telah mengirimkan pesan bernada ancaman kepada anggota keluarga kerajaan Inggris melalui aplikasi pesan singkat, Telegram.

Dalam pesan tersebut memuat foto Pangeran George yang baru berusia empat tahun, serta foto gedung Thomas's Battersea, sekolah yang menjadi tempat belajar putra Pangeran William tersebut sejak akhir September lalu.

Juga terdapat foto prajurit ISIS dengan tulisan Arab, diduga potongan lirik lagu jihad, yang jika diartikan berbunyi 'Saat perang datang dalam melodi peluru, kami dihinggapi ketidakpercayaan, menuntut pembalasan.'

Pesan di bawah foto tersebut tertulis 'Bahkan keluarga kerajaan tidak akan ditinggalkan sendirian' bersama tulisan 'Sekolah mulai lebih awal.'

Baca juga: Pangeran William dan Kate Middleton Menanti Anak Ketiga

Ditulis Daily Mail, setelah ditemukannya pesan tersebut, badan intelijen Inggris tengah melakukan pantauan selama 24 jam untuk mencegah potensi serangan teror.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga di sekitar sekolah Thomas's Battersea, termasuk para orangtua siswa, juga mulai cemas dengan adanya ancaman keamanan.

Pakar Keamanan Siber, Barry Spielman, yang telah memantau saluran Telegram sejak awal 2017, menyebut ancaman tersebut perlu ditanggapi serius.

"Ancaman terhadap Pangeran George ini mengerikan. Kami juga menemukan bukti ancaman teror terhadap Piala Dunia di Rusia," ujarnya.

"Ini adalah saat-saat yang mengkhawatirkan dan kita perlu membongkar rencana-rencana itu," kata Spielman.

Ancaman kepada Pangeran George sebenarnya bukan kali pertama yang ditujukan ISIS kepada anggota keluarga kerajaan.

Bulan lalu, Pangeran Harry pernah ditantang berkelahi simpatisan ISIS lewat sebuah pesan video.

Pada 2015, ISIS pernah mengancam Ratu Elizabeth II saat peringatan 70 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Baca juga: Usia 4 Tahun, Pangeran George Sudah Berkunjung ke 8 Negara Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.