Kompas.com - 30/10/2017, 15:59 WIB
|
EditorAgni Vidya Perdana

 

ANCHORAGE, KOMPAS.com - Gangguan hewan liar yang masuk ke landasan pacu sudah menjadi permasalahan biasa yang dihadapi petugas di Bandara Wiley Post-Will Rogers Memorial di kota Utqiagvik, utara Alaska.

Namun, apa yang terjadi pada pekan lalu disebut baru pertama kali mereka alami. Saat seekor anjing laut berjenggot seberat 200 kilogram memutuskan untuk berjemur di landasan pacu bandara.

Kejadian itu pertama kali diketahui salah seorang petugas yang kemudian melapor pada kepala staf bandara, Scott Babcock.

Dia melihat hewan mamalia itu tengah terlentang di aspal saat sedang membersihkan salju di landasan pacu.

Baca juga: Alaska Airlines, Maskapai Pertama di Dunia yang Gunakan Biofuel

"Kami sudah kerap melihat banyak hal yang menghalangi landasan pacu. Tapi belum pernah ada anjing laut. Hal ini termasuk sangat aneh," ujar Babcock pada ABC News.

Dilansir dari The Telegraph, petugas bandara yang terletak di kota antara Laguna Isatkoak dan Laut Beaufort itu tak memiliki wewenang untuk memindahkan hewan laut. Karenanya mereka harus memanggil pengendali hewan.

Oleh petugas pengendali hewan, anjing laut itu akhirnya bisa dipindahkan setelah menggunakan alat berat seperti penyapu salju dan kereta luncur.

Direktur Komunikasi Departemen Transportasi Meadow Bailey mengatakan, staf bandara Utqiagvik memang kerap berhadapan dengan gangguan dari hewan liar, seperti rusa atau beruang kutub.

Namun diakui Bailey, baru pertama ada kejadian yang melibatkan anjing laut.

"Serangan hewan liar yang mengganggu seperti ini telah menyebabkan industri penerbangan mengalami kerugian ratusan juta dolar setiap tahunnya. Paling banyak melibatkan burung dan unggas, sedangkan gangguan dari hewan mamalia sangat jarang," ujarnya pada KTVA.

Baca juga: Pemerintah Romania Larang Praktik Perburuan Hewan Liar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.