Badut Bawa Keceriaan ke Anak-anak Etnis Rohingya

Kompas.com - 30/10/2017, 12:27 WIB
Sekelompok badut menghibur anak-anak etnis Rohingya di pengungsian, di Kutupalong, Banglades pada 28 Oktober 2017. (AFP/Tauseef Mustafa) Sekelompok badut menghibur anak-anak etnis Rohingya di pengungsian, di Kutupalong, Banglades pada 28 Oktober 2017. (AFP/Tauseef Mustafa)
|
EditorVeronika Yasinta

KUTUPALONG, KOMPAS.com - Anak-anak etnis Rohingya tertawa gembira ketika beberapa badut beraksi menghibur mereka di pengungsian.

Para badut itu melakukan sejumlah atraksi seperti jungkir balik dan bersuara lucu, di tenda pengungsian terbesar bagi etnis Rohingnya, di Kutupalong, Ukhia, Banglades.

Kehadiran badut itu membuktikan ratusan anak-anak yang berada di barak pengungsian membutuhkan banyak hiburan.

Selama ini, mereka menghabiskan hari-harinya dengan kesuraman dan berada dalam kondisi yang sulit.

Baca juga : Kisah Perjuangan Sadek Ali Menyekolahkan Ratusan Anak Rohingya

Seorang anak berusia 10 tahun melarikan diri dari Myanmar bulan lalu, setelah ayahnya dibunuh dalam kekerasan brutal oleh militer Myanmar.

Hiburan semacam ini mewarnai hari-harinya di pengungsian yang kelam.

"Ini sangat menggembirakan. Saya tidak pernah menyaksikan atraksi ini sebelumnya. Saya dan teman-teman tertawa terus," katanya, seperti dilansir dari AFP, Senin (30/10/2017).

Badut-badut tersebut berasal dari sebuah kelompok teater di Banglades.

Kelompok itu menggunakan "terapi drama" untuk membangkitkan semangat orang yang mengalami depresi.

Mereka pernah beraksi untuk para penyintas dari peristiwa robohnya sebuah pabrik yang menewaskan 1.100 orang pada 2013.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X