Kompas.com - 30/10/2017, 10:58 WIB
|
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Dua orang anggota kepolisian New York didakwa memerkosa seorang gadis berusia 18 tahun yang sedang ditahan dan dalam kondisi diborgol.

Kedua polisi itu, Eddie Martins dan Richard Hall sebelumnya menangkap korban, yang mengidentifikasi dirinya di media sosial dengan nama Anna Chambers.

Dalam insiden yang terjadi pada 15 September lalu itu, kedua polisi tersebut menangkap Anna saat tengah mengisap ganjia di sebuah lahan parkir di restoran makanan Meksiko di Coney Island.

Salah seorang polisi itu dituduh memperkosa Anna dan keduanya disebut-sebut memaksa gadis itu melakukan hubungan seks.

Baca juga : Polisi Perkosa Wanita Muda, Picu Kemarahan Warga Ukraina

Kedua polisi itu tak menampik insiden yang dituduhkan tersebut tetapi keduanya mengklaim hal tersebut terjadi bukan karena paksaan.

"Dinamika kasus ini akan berubah saat sidang digelar. Tuduhan yang disampaikan pengacara pelapor harus didukung dengan bukti yang amat kuat," kata Mark Bederow, kuasa hukum kedua polisi itu.

Pekan ini, keduanya menyurati jaksa penuntut dan mendesak agar mereka tak didakwa dan mencoba mendiskreditkan Anna Chambers, sang korban.

Dalam surat itu keduanya mengatakan, Anna kerap mengunggah foto seronoknya ke media sosial sejak tuduhan itu muncul.

Lewat akun Twitter-nya Anna kemudian membalas pengakuan kedua polisi itu bahwa hubungan seksual yang terjadi didasari suka sama suka.

"Tentu saja, hanya polisi yang meyakini bahwa seorang remaja perempuan yang diborgol karena tuduhan memiliki obat-obatan terlarang menginginkan hubungan seks dengan polisi yang menangkapnya."

Baca juga : Istri Diperkosa Polisi, Lelaki Ini Potong 1 Jari Tiap Hari demi Tuntut Keadilan

Saat ini kedua polisi tersebut dinonaktifkan tanpa menerima gaji hingga kasus ini tuntas.

Jika tuduhan ini terbukti benar maka kedua polisi yang bekerja di unit anti-narkoba itu terancam hukuman minimal tiga tahun penjara dan maksimal 25 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.