Setelah Boleh "Nyetir", Kini Perempuan Arab Saudi Boleh Nonton di Stadion

Kompas.com - 30/10/2017, 09:13 WIB
Wanita Arab Saudi menghadiri sebuah demonstrasi untuk merayakan Hari Nasional ke-87 Arab Saudi ke-87 di Riyadh, Arab Saudi 23 September 2017. REUTERS / Faisal Al NasserWanita Arab Saudi menghadiri sebuah demonstrasi untuk merayakan Hari Nasional ke-87 Arab Saudi ke-87 di Riyadh, Arab Saudi 23 September 2017.
|
EditorVeronika Yasinta

RIYADH, KOMPAS.com - Tak hanya mengizinkan perempuan untuk mengemudi mobil, Arab Saudi juga bakal memperbolehkan perempuan untuk menyaksikan pertandingan olahraga di stadion pada tahun depan.

Kerajaan yang memiliki aturan keras bagi perempuan ini, telah lama melarang perempuan berada di arena olahraga. Aturan ketat itu merupakan bagian dari pemisahan jenis kelamin di masyarakat.

Kebijakan yang diumumkan pada Minggu (29/10/2017) waktu setempat, sejalan dengan ambisi kuat dari putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman untuk mereformasi kerajaan.


Baca juga : Dukungan buat Wanita Arab Saudi Boleh Mengemudi

"Kami tengah mempersiapkan tiga stadion di Riyadh, Jeddah, dan Dammam, agar siap mengakomodasi perempuan pada awal 2018," tulis Otoritas Olahraga Arab Saudi, di akun Twitter, seperti dilansir dari The Guardian.

Tiga stadion tersebut sebelumnya hanya diperuntukkan bagi para pria.

Nantinya, perempuan juga bakal menikmati sejumlah fasilitas yang disiapkan di stadion, seperti restoran, cafe, dan layar video.

Bulan lalu, ratusan kaum hawa masuk ke stadion olahraga di Riyadh. Mereka bukan menyaksikan pertandingan olahraga, melainkan menghadiri sebuah acara perayaan ulang tahun negerinya.

Namun, kehadiran perempuan di stadion King Fahd tersebut menandai sebuah babak baru di kerajaan itu.

Baca juga : Sejarah Baru, Kaum Hawa Penuhi Stadion King Fahd di Riyadh...

Negara konservatif itu makin terbuka. Dalam sebuah pernyataan, Pangeran Mohammad berkeinginan untuk menerapkan konsep "Islam moderat dan terbuka" di negaranya.

Dia juga mendorong target "Visi 2030", yang berisi kebijakan ekonomi dan sosial jangka panjang untuk menghilangkan ketergantungan negara terhadap minyak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X