Kompas.com - 29/10/2017, 08:40 WIB
Kondisi di gerbang hotel Nasa-Hablod di Mogadishu, Somalia, setelah serangan bom yang mematikan pada Sabtu (28/10/2017). Reuters via The GuardianKondisi di gerbang hotel Nasa-Hablod di Mogadishu, Somalia, setelah serangan bom yang mematikan pada Sabtu (28/10/2017).
EditorPascal S Bin Saju

MOGADISHU, KOMPAS.com –  Kelompok Al Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di Mogadishu, Somalia, dua minggu setelah ledakan yang mematikan lebih dari 350 orang.

Satu bom truk bunuh diri meledak di luar sebuah hotel paling terkenal di ibu kota Somalia itu pada Sabtu (28/10/2017) yang menewaskan 23 orang dan melukai lebih dari 30 orang lainnya.

Dua ledakan lainnya terdengar. Satu di antaranya ketika satu penyerang meledakkan dirinya.

Polisi juga mengatakan, terjadi tembakan setelah ledakan itu saat pasukan keamanan mengejar para penyerang di dalam hotel, demikian laporan The Guardian mengutip kantor berita Associated Press.

Baca: Bom Truk Paling Mematikan di Mogadishu, 20 Orang Tewas Seketika

Menurut polisi, pasukan keamanan telah menyelamatkan 30 orang, termasuk seorang menteri, dari dalam hotel Nasa-Hablod di Mogadishu ketika terjadi tembak-menembak di dalam hotel.

Kapten Mohamed Hussein melaporkan peristiwa tersebut dari lokasi kejadian dan saat percakapan dengan wartawan Associated Press terdengar suara tembakan bergema.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bom yang meledak di Mogadishu, ibu kota Somalia, pada Sabtu (14/10/2017), menewaskan lebih dari 350 orang. (Foto:Dok)GETTY IMAGES VIA BBC INDONESIA Bom yang meledak di Mogadishu, ibu kota Somalia, pada Sabtu (14/10/2017), menewaskan lebih dari 350 orang. (Foto:Dok)

Ledakan pada Sabtu kemarin itu terjadi dua minggu setelah lebih dari 350 orang tewas akibat bom truk skala besar di jalan paling sibuk di Mogadishu; sebuah serangan terburuk di Somalia.

Al Shabaab, sayap Al Qaeda paling mematikan di Tanduk Afrika, dengan segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan di hotel Nasa-Hablod, Sabtu kemarin.

Baca: Korban Bom Truk di Mogadishu Naik, dari 20 Orang Jadi 189 Orang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X