Kompas.com - 29/10/2017, 06:15 WIB
Massa pendukung pro-kemerdekaan Catalonia menggelar demo di Barcelona, Spanyol, pada 21 Oktober 2017. Mereka menyerukan pembebasan dua orang pimpinan Catalonia yang ditahan pihak Madrid. AFP PHOTO/LLUIS GENEMassa pendukung pro-kemerdekaan Catalonia menggelar demo di Barcelona, Spanyol, pada 21 Oktober 2017. Mereka menyerukan pembebasan dua orang pimpinan Catalonia yang ditahan pihak Madrid.
|
EditorPascal S Bin Saju

MADRID, KOMPAS.com - Spanyol benar-benar tidak ingin membiarkan Catalonia memisahkan diri darinya.

Setelah senat menyetujui penggunaan Artikel 155 Konstitusi 1978, kini kejaksaan tengah menyiapkan langkah penangkapan terhadap aktor intelektual.

Juru bicara kejaksaan Spanyol mengatakan, kejaksaan sedang mempertimbangkan untuk menangkap tokoh-tokoh politik yang dianggap memprovokasi deklarasi kemerdekaan Catalonia.

Target utama mereka adalah Presiden Carles Puigdemont dan wakilnya, Oriol Junqueras, seperti dilaporkan The Independent, akhir pekan kemarin.

Selain itu, kejaksaan juga menyasar beberapa anggota parlemen dan pembuat kebijakan yang dianggap pro-kemerdekaan.

Baca juga : Catalonia Deklarasikan Kemerdekaan, Spanyol Gunakan Artikel 155

"Langkah itu akan kami matangkan Senin (30/10/2017)," kata jurubicara tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah yang diambil otoritas penegak hukum "Negeri Matador" itu kian memperuncing tensi yang terjadi antara Spanyol dengan Catalonia.

Sebelumnya, ketika berpidato di hadapan senat, Perdana Menteri Mariano Rajoy mengatakan deklarasi kemerdekaan Catalonia benar-benar sudah melanggar konstitusi yang ada.

"Hukum harus ditegakkan di Catalonia," tegas Rajoy dalam pidatonya.

Adapun Puigdemont, saat berbicara di hadapan rakyat yang menginginkan kemerdekaan, dia meminta agar pasca-deklarasi tidak ada keributan.

"Saat ini nasib ada di tangan Anda, dan kami, dalam membangun republik," ujar Puigdemont.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.