Kompas.com - 27/10/2017, 07:00 WIB
|
EditorPascal S Bin Saju

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Perang melawan narkoba di Myanmar belum juga usai. Pada Kamis (26/10/17), aparat Myanmar kembali menyita narkoba jenis sabu senilai 4,6 juta dollar AS atau setara Rp 62,5 miliar.

Narkoba tersebut disita dari kawasan 'Segitiga Emas' yang menjadi pusat produksi obat-obatan terlarang dan disebar ke berbagai wilayah.

Kawasan itu meliputi negara bagian Shan di Myanmar, Laos, dan utara Thailand.

Pasukan Myanmar bersama petugas perbatasan menahan seorang pria yang kedapatan membawa 250 kilogram sabu di belakang mobilnya, saat hendak memasuki gerbang tol di timur negara bagian Shan.

Baca: Polisi Bekuk Penjual Narkoba Magic Mushroom Secara "Online"

"Pria yang ditangkap bersama barang bukti narkoba telah diserahkan kepada satuan anti-narkoba," tulis pernyataan panglima pasukan dalam akun media sosial Facebook-nya.

Pihak berwenang Myanmar, Laos dan juga Thailand terus berjuang dan berusaha untuk membongkar jaringan yang menyalurkan narkoba buatan Myanmar melalui wilayah ini.

Sejumlah obat-obatan terlarang itu telah mencapai Australia, yang menjadi pasar terbesar sabu, dan tempat di mana harganya melonjak.

Namun pengungkapan sejauh ini hanya pada tingkatan rendah. Sangat jarang pihak otoritas di Asia Tenggara mampu memongkar pemain di rantai yang lebih tinggi.

Analis mengatakan, perang melawan narkoba sering terhambat korupsi pejabat serta kemampuan sindikat untuk bangkit kembali dan meningkatkan produksi.

Baca: Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp 3,9 Miliar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.