Pakai "Video Call", Paus Fransiskus Ngobrol dengan 6 Astronot di ISS

Kompas.com - 26/10/2017, 22:41 WIB
Paus Fransiskus melakukan sambungan video dengan enam astronot yang tengah dalam misi di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS). Osservatore Romano / AFPPaus Fransiskus melakukan sambungan video dengan enam astronot yang tengah dalam misi di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).
|
EditorGlori K. Wadrianto

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus berkesempatan berbincang-bincang dengan enam astronot yang tengah bertugas di Stasiun Ruang Angkasa Internasional ( ISS).

Lantas apa yang dibahas Paus dengan para astronot di ruang angkasa itu?

Dalam kesempatan sambungan video call yang terbilang langka pada Kamis (26/10/2017), Paus lebih banyak membahas tentang tempat manusia di alam semesta.

Setelah menyapa enam astronot yang tengah dalam misi luar angkasa di ISS, Paus memulai pembicaraan tentang ruang angkasa yang tanpa batas.

Paus yang duduk di hadapan meja dalam sebuah ruangan di Vatikan, saling menatap dengan para astronot berseragam biru di stasiun ruang angkasa melalui layar monitor.

"Saya membayangkan bagaimana waktu berjalan sangat berbeda di stasiun ruang angkasa," kata Paus seperti dikutip AFP.

"Ilmu astronomi telah membawa kita berpikir tentang alam semesta yang tanpa batas, sehingga muncul pertanyaan 'dari mana kita berasal, ke mana kita akan pergi?'" lanjut Paus.

Baca juga: Paus Fransiskus Melawat Myanmar di Tengah Guncangan Krisis Rohingya

Di stasiun ruang angkasa, enam astronot yakni Paolo Nespoli (Italia), Vande Hei, Randolph Bresnik dan Joseph Acaba (AS), serta Sergej Nikolaevic Rjazanskij dan Alexandr Misirkin (Rusia), membalas pertanyaan Paus.

"Tujuan kami di sini (ruang angkasa) adalah ingin menyebarkan pengetahuan. (Tapi) semakin kita belajar, justru semakin kita sadar apa yang tak kita ketahui," jawab Nespoli.

"Sebenarnya kami ingin mengajak orang-orang seperti Anda, para ahli teologi, filsuf, penyair, penulis untuk datang ke ruang angkasa."

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X