Kompas.com - 26/10/2017, 20:12 WIB
|
EditorErvan Hardoko

DURBAN, KOMPAS.com - Seorang pria dilempari batu hingga tewas di sebuah permukiman di kota Durban, Afrika Selatan setelah dituduh memperkosa seorang bocah berusia enam tahun.

Jenazah pria berusia 40 tahun itu ditemukan awal pekan ini di kawasan penuh semak di dekat sebuah SPBU di sisi barat pusat kota Durban.

Juru bicara kepolisian Durban Letnan Kolonel Thulani Zwane mengatakan, pria yang belum diketahui identitasnya itu tewas pada Senin lalu.

Baca juga : Pemimpin Oposisi India Rahul Gandhi Dilempari Batu di Gujarat

"Diperkirakan insiden ini terjadi pada pukul 13.30 di Clare Estate. Seorang pria yang tak dikenal diserang warga hingga tewas setelah mencoba memerkosa bocah enam tahun," ujar Zwane.

Kepolisian sudah melakukan investigasi terkait kematian pria itu sekaligus menyelidiki dugaan percobaan pemerkosaan itu.

Sejauh ini kepolisian Durban belum melakukan penangkapan terkait kematian pria tak dikenal itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.