PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan di Wilayah Kasai, RD Kongo

Kompas.com - 26/10/2017, 09:40 WIB
Sebuah truk polisi Uganda membawa para pengungsi dari Republik Demokratik Kongo yang tiba di kota Bubukwanga, Uganda pada 14 Juli 2013. Pertempuran yang menghebat di wilayah timur RD Kongo membuat arus pengungsi ke Uganda terus bertambah. AFPSebuah truk polisi Uganda membawa para pengungsi dari Republik Demokratik Kongo yang tiba di kota Bubukwanga, Uganda pada 14 Juli 2013. Pertempuran yang menghebat di wilayah timur RD Kongo membuat arus pengungsi ke Uganda terus bertambah.
EditorPascal S Bin Saju

GENEVA, KOMPAS.com —  Program Pangan Sedunia (WFP) memperingatkan terjadinya bencana kemanusiaan di wilayah Kasai, Republik Demokratik (RD) Kongo, jika bantuan darurat tidak segera datang sementara kelaparan parah meluas di kawasan yang dilanda konflik itu.

WFP telah menyatakan keadaan darurat Tingkat 3 di wilayah Kasai, yang menandai terjadinya krisis kemanusiaan skala besar, seperti dilaporkan VOA pada Kamis (26/10/2017).

Badan dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu juga meningkatkan tanggapan daruratnya dengan harapan menghindari kesudahan yang mengerikan.

WFP melaporkan bahwa 3,2 juta warga di lima provinsi di wilayah Kasai Besar mengalami kelaparan parah. Sekitar dua pertiga dari mereka itu tinggal di provinsi Kasai.

PBB: 250 Orang, Termasuk 62 Anak, Dibunuh di RD Kongo

Kawasan ini selama setahun terakhir dilanda konflik etnis. Warga sipil mengalami pembantaian dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) parah oleh milisi bersenjata dan Angkatan Darat Kongo.

PBB melaporkan bahwa lebih dari 750.000 orang telah terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menghindari kekerasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru bicara WFP, Bettina Luescher, mengatakan, di desa-desa yang terimbas paling parah, 90 persen warga kelaparan dan 50 persen mengalami kelaparan parah.

Peta RD Kongo.VOA Peta RD Kongo.
Ia menambahkan, malnutrisi akut berada pada 10 persen di atas ambang darurat.

"Keprihatinan nomor satu kami adalah kondisi anak-anak, perempuan hamil, dan ibu yang menyusui, karena konflik telah memperparah tingkat malnutrisi di Kasai Besar.”

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.