Mendiang Raja Thailand Dikremasi Hari Ini

Kompas.com - 26/10/2017, 09:12 WIB
Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej. PORNCHAI KITTIWONGSAKUL/AFP/GETTYRaja Thailand, Bhumibol Adulyadej.
|
EditorPascal S Bin Saju

BANGKOK, KOMPAS.com - Kerumunan massa tengah berkumpul untuk mengikuti upacara kremasi Raja Bhumibol Adulyadej selama lima hari.

Raja Bhumibol wafat pada usia 88 tahun pada Oktober tahun lalu. Kremasi akan dilakukan pada Kamis (26/10/2017) waktu setempat.

Laman BBC menulis, berbagai persiapan telah dilakukan untuk pelaksanaan kremasi, termasuk pembangunan kompleks kremasi yang luas dekat Grand Palace.

Pembangunan tersebut memakan waktu hampir setahun.

Baca: Kremasi Mendiang Raja Thailand, 2 Tempat Wisata Favorit Siap Ditutup

Pengganti Bhumibol, yang merupakan putranya, Raja Maha Vajiralongkorn, akan menyalakan api pada upacara kremasi.

Abu Bhumibol kemudian akan dikumpulkan dan dibawa ke istana pada Jumat (27/10/2017). Dua hari kemudian, sebuah upacara akan diselenggarakan lagi.

Anggota keluarga kerajaan dan pejabat dari 40 negara akan menghadiri kremasi tersebut.

Upacara kremasi secara Buddha diperkirakan akan menarik 250.000 orang dari seluruh Thailand.

Baca: Raja Bhumibol Dikremasi, 250.000 Warga Bangkok Turun ke Jalan

Terlihat, banyak yang memilih untuk datang lebih awal dan berkemah di tenda. Guyuran hujan juga sempat menerpa warga yang berkumpul.

"Saya sudah di sini dua hari lalu sehingga saya yang pertama mendapatkan tempat yang bagus," ujar seorang wanita berusia 72 tahun.

Pada Rabu (25/20/2017), sebuah upacara tanda jasa di Grand Palace menandai dimulainya upacara kremasi.

Baca: Royal Project, Warisan Mendiang Raja Thailand kepada Rakyatnya

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X