Dituduh Jadi Mata-mata Mossad, Dokter di Iran Diganjar Hukuman Mati

Kompas.com - 25/10/2017, 19:13 WIB
Ahmadreza Djalali Tomas Oneborg/SvD/TT / TT NYHETSBYRÅNAhmadreza Djalali
|
EditorGlori K. Wadrianto

TEHERAN, KOMPAS.com - Pengadilan Iran menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Ahmadreza Djalali, seorang dokter yang dituduh melakukan kegiatan spionase untuk Israel.

Kabar itu disampaikan Amnesty International Senin (23/10/2017), seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Ahmadreza Djalali adalah seorang dokter spesialis yang sudah menghuni sel di penjara Iran sejak April 2016.

Dia menjalani persidangan karena dituduh membocorkan program nuklir Iran kepada dinas  rahasia Israel, Mossad.

Sebagai imbalannya, Djalali bakal diberi izin tinggal di Swedia.

Jaksa Penuntut Umum Iran, Jenderal Abbas Jafari Dolatabadi menyatakan, Djalali terbukti secara sah memberikan lokasi pengembangan nuklir Iran.

"Termasuk memberi nama 30 ilmuwan yang terlibat dalam proyek itu," ucap Dolatabadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Tillerson: Milisi Iran Harus Angkat Kaki dari Irak

Dolatabadi tidak secara langsung menyebut Djalali. Sebab, berdasarkan hukum Iran, seorang terdakwa tidak bisa diungkap identitasnya, hingga proses banding selesai.

Amnesty International pun mengecam persidangan tersebut dengan menyebutnya sebagai kebusukan yang tidak adil.

Mereka mendesak Iran membebaskan dokter yang belajar di Swedia, Italia, dan Belgia itu, serta memulihkan nama baiknya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.