Polisi Jepang Ringkus Ninja Pencuri Berusia 74 Tahun

Kompas.com - 25/10/2017, 15:54 WIB
Ilustrasi ninja Yoshikazu Tsuno / AFPIlustrasi ninja
|
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Kepolisian Jepang meringkus seorang pencuri yang beraksi dengan pakaian serba hitam layaknya ninja.

Kepolisian Osaka telah menangkap seorang pencuri yang menjadi buronan selama delapan tahun.

Kepolisian menyebutnya sebagai ninja bukan tanpa alasan. Tak hanya mengenakan pakaian serba hitam yang menutup hampir seluruh wajahnya, dalam aksinya dia tidak pernah melalui jalanan umum.


Menurut keterangan polisi, pelaku melancarkan aksinya dengan melewati celah-celah sempit di antara perumahan dan juga atap rumah. Hal itu pula yang membuat mereka kesulitan meringkus pelaku.

"Dia berpakaian seluruhnya hitam seperti ninja," kata salah seorang pejabat senior di kantor polisi Kawachi, prefektur Osaka.

Baca juga : Kelompok Ninja Berusaha Rebut Takhta Kerajaan Malaysia

Namun berkat kecerobohan pelaku dalam sebuah aksinya, wajahnya sempat terekam kamera CCTV.

Alhasil, Polisi akhirnya mengenali pelaku yang diketahui bernama Mitsuaki Tanigawa dan sudah berusia 74 tahun. Tanigawa juga diketahui memiliki sejumlah catatan kejahatan pencurian.

Setelah mengenali buronan mereka, kepolisian melakukan pengintaian dan menyusun sebuah perangkap untuk meringkus 'ninja' pencuri itu.

Alih-alih meringkus saat pelaku menjalankan aksinya, polisi menunggu di sebuah apartemen tua yang diketahui menjadi tempat persembunyian pelaku.

"Saat keluar dari tempat tinggalnya dia tak beda dengan orang tua biasa. Kami mengikutinya dan mengetahui dia memiliki tempat persembunyian lain di mana dia bersiap-siap sebelum dan sesudah beraksi," ujar petugas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Mengeluh Diejek soal Kumis

Internasional
China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan 'Software' Buatan Asing

China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer dan "Software" Buatan Asing

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 13 Orang Diyakini Meninggal

Internasional
Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Angkut 38 Orang, Pesawat Militer Chile Hilang Saat Terbang ke Antartika

Internasional
Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Bertemu 4 Mata, Putin dan Presiden Ukraina Sepakat Gencatan Senjata

Internasional
Korea Utara Sebut Trump 'Orang Tua yang Tak Sabaran'

Korea Utara Sebut Trump "Orang Tua yang Tak Sabaran"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

[POPULER INTERNASIONAL] Arab Saudi Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita | Sederet Reformasi Saudi

Internasional
Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X