Rusia Umumkan Uji Coba Misil yang Bisa Hancurkan "Perisai" AS

Kompas.com - 25/10/2017, 05:30 WIB
Inilah gambar misil Sarmat RS-28 yang tengah dikembangkan Rusia dan siap digunakan pada 2018.  Misil ini bisa mengangku hingga 16 hulu ledak nuklir dan bisa menghancurkan negara sebesar Perancis dalam sekali serang. makeyev.ruInilah gambar misil Sarmat RS-28 yang tengah dikembangkan Rusia dan siap digunakan pada 2018. Misil ini bisa mengangku hingga 16 hulu ledak nuklir dan bisa menghancurkan negara sebesar Perancis dalam sekali serang.
|
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia mengumumkan bakal melakukan tes terhadap generasi baru senjata nuklir misil Balistik Antar-Benua (ICBM) mereka yakni RS-28 Sarmat.

Harian Rusia, Kommersant melaporkan, tes peluru kendali (rudal) RS-28 Sarmat akan dilakukan di stasiun peluncuran Plesetsk Cosmodrome, Rusia barat daya, sebelum akhir 2017.

Baru resminya pengumuman dari Kremlin, seperti dilaporkan The Independent, terjadi karena menara peluncuran (silo) maupun proyektilnya sendiri masih belum siap.

Pengumuman Rusia ini sebagai reaksi atas ucapan Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump, demikian menurut surat khabar Inggris tersebut, Selasa (24/10/2017). 

Sebelumnya, Trump memerintahkan jajarannya untuk "rehabilitasi total" atau memodernisasi persenjataan negeri "Paman Sam" itu.

RS-28 Sarmat adalah ICBM berbobot lebih dari 100 ton dan bisa diisi beberapa macam hulu ledak hipersonik (MIRV) seperti Thermonuklir. 

Baca: Sistem Pertahanan Rudal Rusia Siap Dikirim ke Iran

Dalam klaimnya, Rusia mengatakan, Sarmat memiliki daya jelajah hingga 11.000 kilometer, mampu menghancurkan negara bagian Texas, serta bisa menembus sistem pertahanan AS.

Piranti sistem pertahahan rudal AS bernama the Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan AS telah memasang perisainya itu di Korea Selatan untuk menangkal serangan Korea Utara yang munkin terjadi. 

Adapun media lokal Rusia lainnya, RIA Novosti memberitakan nantinya bakal dibangun tujuh menara peluncuran untuk RS-28 berhulu ledak nuklir.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X