Kompas.com - 24/10/2017, 16:38 WIB
|
EditorErvan Hardoko

Langkah-langkah yang telah diambil di antaranya mempertimbangkan kembali izin masuk ke AS bagi para perwira militer Myanmar serta membatasi unit dan petugas bantuan AS di wilayah utara Rakhine.

"Kami bersama dunia internasional juga tengah berusaha mendesak Myanmar agar membuka akses tanpa batas ke wilayah yang relevan, untuk tim pencari fakta PBB, organisasi kemanusiaan, juga media," lanjut pernyataan yang dikutip Reuters.com.

Sebagai tambahan, Washington sedang berkonsultasi untuk mencari opsi pertanggungjawaban lain di PBB, Dewan Hak Asasi Manusia PBB, serta lembaga-lembaga lainnya.

Hukuman khusus juga sedang dibahas bagi para petinggi yang dianggap bertanggung jawab atas krisis tersebut.

Bisa dengan pembekuan aset maupun pelarangan bagi warga AS bekerja sama bisnis dengan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.