Kompas.com - 24/10/2017, 16:38 WIB
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat tengah mempertimbangkan mengambil langkah dan sikap atas perlakuan Myanmar terhadap kaum Muslim Rohingya.

"Kami mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas apa yang terjadi di Rakhine, Myanmar. Atas tindak kekerasan, penganiayaan yang dirasakan masyarakat Rohingya dan lainnya,” tulis Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya, Senin (23/10/2017).

"Adalah penting pada siapapun individu maupun kelompok yang berkaitan atas tindak kekejaman itu, termasuk tokoh yang berperan, agar bertanggung jawab," lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga : Kanada Kirim Utusan ke Myanmar, Tingkatkan Bantuan Rohingya

Muslim Rohingya meninggalkan Myanmar dalam jumlah besar sejak akhir Agustus lalu, ketika serangan gerilyawan memicu respons tegas dari pihak militer.

Mereka yang melarikan diri menuduh pasukan keamanan melakukan pembakaran, pembunuhan dan pemerkosaan.

Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Rabu (18/10/2017) mengatakan, AS beranggapan pemimpin militer Myanmar turut bertanggung jawab atas tindak kekerasan yang dialami minoritas Rohingya hingga membuat mereka melarikan diri ke negara-negara tetangga, seperti Banglades.

Pernyataan Departemen Luar Negeri AS tersebut disampaikan menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump awal bulan depan untuk menghadiri KTT ASEAN di Manila.

Pernyataan itu menjadi respon AS paling keras sejak krisis Rohingya terjadi. Meskipun belum sampai pada menerapkan sanksi seperti penangguhan ekonomi yang lebih luas.

Sejumlah kritik memang sempat tertuju pada pemerintahan Trump yang dinilai terlalu lamban dalam merespon krisis Rohingya.

"Kami masih mencari kemungkinan mekanisme yang bisa dilakukan sesuai dengan undang-undang di AS," tulis pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Baca juga : Tak Hanya Myanmar, Warga Dunia Pun Gagal Lindungi Rohingya

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.