Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/10/2017, 13:03 WIB
|
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Sebuah pesawat milik maskapai JetBlue yang terbang dari Boston menuju Las Vegas, terpaksa mendarat darurat di New York.

Pesawat dengan nomor penerbangan 877 itu harus mendarat di bandara internasional John F Kennedy setelah diserang burung.

Insiden ini terjadi pada Senin (23/10/2017) pukul 07.30 waktu setempat.

"Pesawat itu dialihkan ke bandara JFK dan seluruh 144 penumpangnya akan dipindahkan ke pesawat lain," ujar juru bicara JetBlue Airways Corp, Sharon Jones.

Baca juga : Gara-gara Kue Ultah, Satu Keluarga Diusir dari Penerbangan JetBlue

Sekelompok burung menyerang pesawat itu pada Senin siang tak lama setelah lepas landas dari bandara internasional Logan, Boston.

Menajemen JetBlue kepada stasiun televisi WABC mengatakan, sekelompok burung itu menyerang mesin pesawat sebelah kiri.

Pesawat harus dialihkan ke New York setelah kondisi cuaca tak memungkinkan pesawat tersebut kembali ke bandara Logan.

Manajemen JetBlue sejauh ini belum menjelaskan apakah serangan burung itu mengakibatkan kerusakan serius dari pesawat tersebut.

Meski amat jarang terjadi, sejumlah kasus serangan burung terhadap pesawat tercatat beberapa kali muncul belakangan ini.

Bulan lalu, sebuah pesawat milik Japan Airlines dengna tujuan New York mendarat darurat di bandara Tokyo karena kerusakan mesin akibat serangan burung.

Pada Juli lalu, sebuah penerbangan AirAsia X tujuan Kuala Lumpur harus dialihkan ke bandara Brisbane karena diduga mengalami serangan burung.

Baca juga : Maskapai JetBlue Terbangkan Bocah 5 Tahun ke Tujuan yang Salah

Tabrakan antara burung dan pesawat terbang biasanya tak membahayakan karena mesin pesawat terbang dirancang tahan terhadap benturan seperti itu.

Dalam salah satu kasus terkenal pada 2009, seorang pilot mendaratkan pesawatnya dengan selamat di Sungai Hudson, New York setelah kedua mesinnya rusak akibat serangan burung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Telegraph
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.