Kompas.com - 23/10/2017, 18:37 WIB
|
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com - Sebuah rumah bordil di Jerman ini lain dari yang lain karena tak mempekerjakan PSK untuk melayani tamunya.

Alih-alih mempekerjakan manusia, Bordoll, nama rumah bordil itu, memiliki 11 boneka seks yang terbuat dari silikon .

Boneka-boneka yang memiliki nama masing-masing itu disewakan dengan tarif yang tak bisa dikatakan murah yaitu sekitar Rp 1,2 juta per satu jam.

Evelyn Schwarz (29), pengelola Bordoll, mengatakan, ke-11 boneka itu dia datangkan dari Asia dengan harga  hampir Rp 32 juta untuk satu boneka.

Baca juga : Layanan Boneka Seks Berbagi Terpaksa Dihentikan, Ada Apa?

Semua boneka itu tak sama sebab mereka memiliki tinggi badan, warga rambut, dan ukuran payudara yang berbeda.

Salah satu boneka itu bahkan dibuat sangat mirip dengan salah satu karakter animasi Jepang.

Evelyn mengatakan, sejak tempat itu dibuka pelanggan dari berbagai usia dan dari seluruh penjuru Jerman berdatangan.

"Dari semua tamu itu, sebanyak 70 persennya kembali lagi. Bagi sebagian orang ini bukan sebuah fantasi, mereka sekadar memenuhi rasa ingin tahu," tambah Evelyn.

Ide mendirikan rumah bordil boneka ini  muncul ketika Evelyn bekerja untuk sebuah proyek yang terkait adegan-adegan S&M.

"Sebenarnya saya mencari kolega yang amat mengetahui Jerman dan S&M, tetapi saya tak menemukan kolega yang tepat," kata Evelyn.

Baca juga : China Luncurkan Jasa Boneka Seks Berbagi

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.