Kompas.com - 23/10/2017, 16:28 WIB
Pasukan khusus Rusia menyerbu Teater Dubrovka, Moskwa yang diduduki gerilyawan Chechnya pada 23 Oktober 2002. Dalam penyerbuan itu sebanyak 120 orang tewas. WikipediaPasukan khusus Rusia menyerbu Teater Dubrovka, Moskwa yang diduduki gerilyawan Chechnya pada 23 Oktober 2002. Dalam penyerbuan itu sebanyak 120 orang tewas.
|
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Pada 23 Oktober 2002 sebuah tragedi melengkapi sejarah panjang Rusia. Saat itu 50 orang pemberontak Chechnya menyerbu sebuah gedung teater di Moskwa.

Mereka menyandera 700 orang di saat gedung itu dipenuhi penonton yang ingin menyaksikan sebuah pertunjukan drama musikal populer.

Babak kedua drama musikal "Nord Ost" baru saja dimulai ketika seorang pria bersenjata naik ke atas panggung dan menembakkan senjatanya ke udara.

Kemudian sekelompok orang bersenjata, beberapa di antaranya perempuan dengan rompi bom bunuh diri, masuk ke dalam gedung Teater Dubrovka dan memperkenalkan diri sebagai anggota dari Tentara Chechen.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Moammar Khadaffi Tewas Dieksekusi Pemberontak

Kelompok ini kemudian mengungkapkan tuntutan mereka yaitu penarikan mundur pasukan Rusia secepatnya dari Chechnya yang berada di sisi utara Pegunungan Kaukasus.

Chechnya, wilayah Rusia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, sudah lama memperjuangkan kemerdekaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, perang yang menghancurkan negeri itu berlangsung selama dua tahun dan berakhir pada 1996.

Namun, tiga tahun sesudahnya, pasukan Rusia masuk kembali ke Chechnya setelah pemerintah menyalahkan pemberontak Chechnya bertanggung jawab atas sejumlah pengeboman.

Pada 2000, Presiden Vladimir Putin terpilih karena dia memiliki sikap tegas terhadap Chechnya dan bersumpah tak akan bernegosiasi dengan kelompok yang dianggap sebagai teroris.

Kembali ke penyanderaan pengunjung gedung teater, setelah 57 jam kebuntuan dan dua orang sandera telah dibunuh, pasukan khusus Rusia kemudian mengepung dan menyerbu gedung itu pada 26 Oktober 2002.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.