Kompas.com - 20/10/2017, 18:20 WIB
Potret kemiskinan yang dialami masyarakat termasuk anak-anak di Sao Paolo, Brasil. Miguel Schincariol / AFPPotret kemiskinan yang dialami masyarakat termasuk anak-anak di Sao Paolo, Brasil.
|
EditorErvan Hardoko

BRASILIA, KOMPAS.com - Langkah pemerintah Brasil untuk mengatasi masalah kelaparan warga miskin menuai kontroversi.

Pemerintah negara bagian Sao Paolo berencana memberikan produk olahan daur ulang dari sisa makanan untuk anak-anak di sekolah miskin.

Wali kota Sao Paolo Joao Doria, awal pekan ini memperkenalkan produk makanan yang diberi nama farinata tersebut.

Dia percaya cara ini bisa mengatasi masalah kelaparan sekaligus mengurangi limbah sisa makanan.

Baca: Telan 1,3 Kg Kokain, Pria Brasil Ini Ditangkap di Bangkok

Namun, sebagian masyarakat justru menilai makanan tersebut tak pantas disajikan, terlebih untuk anak-anak dan menyebutnya sama seperti makanan anjing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlepas dari respon masyarakat akan bentuk dan asal-usul makanan itu, Doria,  politisi Partai Sosial Demokrasi Brasil (PSDB) dan diperkirakan bakal maju dalam pemilihan presiden tahun depan, mengatakan, pihaknya telah mendapat restu untuk mendistribusikan makanan tersebut ke sekolah-sekolah.

"Kementerian Pendidikan sudah memberikan izin untuk penggunaan makanan tersebut di sekolah-sekolah sebagai pelengkap," ujar Doria, ditulis AFP.

Menteri Urusan Hak Asasi Eloisa Arruda menyebut langkah tersebut diambil sebelum penelitian lengkap terkait kebutuhan nutrisi bagi siswa kurang mampu di Sao Paolo dilakukan.

Belum lagi kurangnya keterbukaan tentang farinata dan cara penggunaannya yang tepat justru semakin menambah kontroversi di tengah masyarakat yang sudah diliputi kesenjangan antara si kaya dan si miskin.

"Saat kita menawarkan produk itu pada masyarakat berpenghasilan rendah, kita hanya memperburuk ketidaksetaraan yang ada di masyarakat," kata juru bicara Dewan Nutrisi Daerah, Vivian Zollar.

Menurutnya, masih dibutuhkan pembahasan lebih dengan masyarakat tentang penggunaan makanan daur ulang itu.

Baca:  Terbukti Korup, Mantan Presiden Brasil Dipenjara Hampir 10 Tahun

Dewan Nutrisi menambahkan, pendistribusian makanan daur ulang itu hanya jadi bentuk pelanggaran atas hak akan makanan layak dan bertolak belakang dengan kemajuan bidang ketahanan pangan.

Negara bagian Sao Paolo memiliki 1,5 juta warga yang mengalami kekurangan pangan, menurut data di 2013 dari Institut Geografi dan Statistik Brasil.

Sedangkan di seluruh Negeri Samba terdapat setidaknya 7,2 juta warga miskin.



Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.