Kompas.com - 20/10/2017, 15:32 WIB
|
EditorErvan Hardoko

BARCELONA, KOMPAS.com - Kelompok pendukung kemerdekaan Catalonia menyerukan agar masyarakat ramai-ramai menarik uang mereka dari lima bank terbesar di Spanyol.

Sejak kemenangan referendum Catalonia guna memisahkan diri dari Spanyol pada 1 Oktober lalu, kondisi di Catalonia menjadi serba tidak pasti.

Apalagi, pemerintah Spanyol telah mengeluarkan pengumuman bakal menggunakan Artikel 155 Undang-Undang 1978 untuk mencegah Catalonia merdeka.

Situasi ini membuat sejumlah bank besar di Catalonia bersiap-siap untuk angkat kaki. Salah satunya adalah CaixaBank dan Banco Sabadell.

Dilansir dari Bloomberg, lewat video sekelompok orang itu mengajak rakyat yang pro-kemerdekaan untuk menarik semua uang yang mereka simpan dari bank.

Baca: Pemerintah Spanyol Segera Berlakukan Artikel 155 terhadap Catalonia

Video tersebut diunggah ke Twitter pada Kamis (19/10/2017) waktu setempat.

Cara ini merupakan bentuk protes atas langkah manajemen sejumlah bank yang bersiap memindahkan bisnis mereka keluar dari Catalonia.

"Jika Anda adalah nasabah La Caixa atau Sabadell, tunjukkan ketidaksetujuan Anda dengan pemindahan domisili mereka," ujar kelompok tersebut.

Video ajakan penarikan uang itu kemudian di-retweet sebanyakj 7.000 kali hingga Jumat (20/10/2017) dini hari.

Pukul Sektor Wisata

Sementara itu, pasca-referendum 1 Oktober, Catalonia mengalami penurunan kunjungan wisatawan sebanyak 15 persen.

Hal itu dikatakan Wakil Presiden Asosiasi Pariwisata Exceltur, Jose Luis Zoreda.

Zoreda berkata, setiap tahun Catalonia mendapatkan kunjungan 18 juta wisatawan, yang menyumbang 12 persen PDB (Produk Domestik Bruto), dan menopang 400 ribu orang di kawasan tersebut.

Namun, pada musim panas ini, Zoreda membeberkan fakta bahwa mereka kehilangan 15 persen dari jumlah rata-rata wisatawan ke Catalonia. Pemesanan hotel di Barcelona saja menurun 20 persen pada kuartal terakhir.

Hal ini menyebabkan sektor pariwisata kehilangan pemasukan sebesar 1,1 miliar euro (Rp 17,5 triliun).

Baca: Kebakaran Hutan di Spanyol, 2 Orang Tewas Terpanggang di Mobil

Ucapan Zoreda diperkuat pernyataan Wakil Presiden Melia Hoteles Internacional, Alfonso del Poyo.

Del Poyo menyebut, kamar-kamar di hotel mereka batal dipesan setelah Carles Puigdemont mendeklarasikan keinginan Catalonia bercerai dari Madrid.

"Situasi ini sangat mengkhawatirkan. Khususnya bagi mereka yang sangat bergantung dari pasar internasional," kata Del Poyo dilansir dari The Guardian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.