Kompas.com - 19/10/2017, 19:51 WIB
Sebuah pesawat Air Berlin terbang di atas Bandara Tegel di Berlin. Sebuah pesawat Air Berlin terbang di atas Bandara Tegel di Berlin.
|
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang pilot dari maskapai penerbangan Air Berlin mendapat sanksi setelah aksi manuver "salam perpisahan" yang dilakukannya.

Pilot pesawat yang tidak disebutkan namanya tersebut melakukan manuver terbang yang disebut fly-pass, sesaat sebelum mendarat di Bandara Dusseldorf pada Senin (16/10/2017).

Manuver fly-pass adalah aksi terbang melewati suatu tempat sebagai bentuk penghormatan dalam tradisi penerbangan.

Sebelum mendaratkan pesawat Airbus A330 yang terbang dari Miami, pilot itu terbang rendah di sepanjang landasan kemudian mengangkat sisi kiri pesawat dan berbelok dan memutar kembali sebelum benar-benar mendarat.

Baca: Para Pilot Sakit, Maskapai "Bangkrut" Air Berlin Batalkan Penerbangan

Aksi tersebut dilakukannya dalam penerbangan perjalanan jauh terakhirnya bersama Air Berlin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pilot memang terlatih untuk melakukan manuver tersebut yang digunakan saat harus batal mendarat.

Namun aksi yang dilakukan tanpa alasan mendesak tersebut tidak biasa dan pihak penerbangan Jerman sedang melakukan investigasi.

"Dalam dunia penerbangan, keselamatan adalah hal yang paling utama. Karenanya kami menanggapi sangat serius kejadian ini," ujar juru bicara Air Berlin diberitakan Telegraph.

Rekaman video aksi manuver pesawat Air Berlin itu sudah banyak diunggah di dunia maya dan menimbulkan banyak pertanyaan.

Baca: Maskapai Jerman-Air Berlin Ajukan Proses Bangkrut

Juru bicara Air Berlin menyebut perlu memberikan jawaban atas hal tersebut sebagai bagian dari investigasi.

Setelah mengajukan proses kebangkrutan pada 15 Agustus lalu. Sementara aktivitas penerbangan Air Berlin akan mengakhiri seluruh kegiatan penerbangannya pada akhir bulan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.