Jika Anak Ikut Aksi Anti-Putin, Orangtua Akan Dijatuhi Sanksi

Kompas.com - 18/10/2017, 21:01 WIB
Kelompok demonstran melangsungkan aksi di pusat kota Moskwa, Mei 2017, memperingati lima tahun aksi anti-Putin.
Kirill Kudryavsev / AFPKelompok demonstran melangsungkan aksi di pusat kota Moskwa, Mei 2017, memperingati lima tahun aksi anti-Putin.
|
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Usia rata-rata para pemrotes pemerintah di Rusia saat ini semakin muda.

Melihat fenomena ini, pemerintah Rusia mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada para orangtua yang anaknya menjadi bagian dari demonstrasi anti-Putin.

Kepala Penanganan Teror Dalam Negeri Rusia, Timur Valiulin mengatakan, munculnya pemikiran tersebut lantaran melihat usia para pelaku demonstrasi menentang rezim Vladimir Putin kini semakin muda.

Baca juga: Ratusan Warga "Anti-Putin" Gelar Aksi di Pusat Kota Moskwa

Valiulin menyampaikan keprihatian pemerintah saat melihat usia pelaku demonstrasi menentang pemerintahan Putin yang masih terlalu muda sehingga tidak bisa dijatuhi sanksi.

Atas dasar itulah pemerintah mempertimbangkan sanksi diberikan kepada orangtua dan juga guru mereka.

Pemikiran tersebut menyusul aksi demonstrasi massal yang terjadi hampir di seluruh negeri yang digerakkan Yayasan Anti-Korupsi (FBK) pimpinan tokoh oposisi Alexei Navalny.

"Kami prihatin dengan anak-anak muda yang ikut berpartisipasi dalam aksi tak terkoordinasi di jalanan. Persentase demonstran muda ini terus meningkat. Ini sangat memprihatinkan," ujar Valiulin seperti diberitakan The Independent.

Baca juga: ISIS Mengancam Akan Serang Piala Dunia 2018 di Rusia

"Kita harusnya berpikir bisa mengenalkan amandemen atau perubahan, baik pada penyelenggara demonstrasi maupun orang tua atau guru dari anak-anak yang berpartisipasi agar bisa mempertanggungjawabkannya."

Sementara itu, Ketua Dewan Federasi Komite Kebijakan Sosial Valery Ryazansky mengatakan, parlemen sudah berupaya mengatasi permasalahan munculnya para demonstran muda ini sejak lama.

"Sama seperti orangtua yang dihukum jika anak mereka yang belum cukup umur tertangkap mengendarai mobil, mereka juga harus dimintai pertanggungjawaban jika anak mereka terlibat dalam tindakan ilegal," ujar Ryanzansky.

Sebelumnya, aksi protes yang dilakukan kelompok anti-Putin terjadi di jalanan kota Moskwa tepat hari ulang tahun presiden Rusia itu.

Sebanyak 700 orang diduga terlibat aksi dan sedikitnya 80 orang dilaporkan ditangkap dan ditahan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X