Kompas.com - 18/10/2017, 11:47 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald melorot 92 peringkat dalam urutan orang terkaya Amerika versi Forbes 2017.

Kekayaannya menurun sekitar 600 juta dollar AS, atau sekitar Rp 8,1 triliun dibanding nilai yang tercatat di tahun 2016.

Trump sekarang menduduki peringkat ke-248 dalam 400 besar orang terkaya AS. Posisi ini melorot dari posisi 156 di tahun sebelumnya.

Kekayaan bersih Trump ditaksir mencapai 3,1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 41 triliun.

Anjloknya harta Trump itu disebabkan penurunan nilai aset real estat di New York, yang menjadi sumber utama kekayaan terbesar Trump.

Laman UPI memberitakan, nilai properti ritel dan perkantoran di kota itu turun, sehingga hanya menghasilkan 400 juta dollar AS atau Rp 5,4 triliun untuk aset Trump.

Baca: Kekayaan Trump Merosot Tajam

Forbes melaporkan, Trump juga telah menghabiskan 66 juta dollar AS atau Rp 891 miliar untuk membiayai kampanyenya.  

Kemudian, dia juga menggunakan sekitar 25 juta dollar AS atau Rp 337,5 miliar untuk memberikan kompensasi atas penipuan Universitas Trump miliknya.

Nilai properti lainnya seperti lapangan golf di Miami, Irlandia, dan Skotlandia, juga mengalami penurunan.

Majalah Forbes menuliskan, penyebab penurunan itu bisa saja karena tamu-tamu mulai menjauh karena tersinggung secara politik dan omong besar sang presiden.

Namun, aset real estatTrump di Las Vegas dan San Fransisco mengalami peningkat selama tahun lalu.

Forbes mengaku memperkirakan jumlah kekayaan Trump tersebut berdasarkan laporan dan hasil wawancara beberapa bulan.

Metode itu dilakukan karena Trump tidak pernah merilis formulir pajaknya.

Portofolio keseluruhan real estat milik Trump di New York, -termasuk Trump Tower, diprediksi menembus angka 1,6 miliar dollar AS atau Rp 21,6 triliun.

Real estat selain di New York mencapai angka 500 juta dollar AS atau Rp 6,7 triliun.

Kemudian, lapangan golf dan klub yang ditaksir bernilai 570 juta dollar AS atau Rp 7,6 triliun.

Lalu, bisnis branding, seperti penyewaan nama Trump untuk jaringan hotel, berkontribusi senilai 200 juta dollar AS atau Rp 2,7 trilun.

Trump juga memiliki tambahan uang tunai dan aset pribadi sebesar 290 juta dollar AS atau Rp 3,9 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.