Kompas.com - 18/10/2017, 11:42 WIB
Sebuah foto yang dirilis ISIS ke media sosial menampilkan ancaman terhadap perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia. MirrorSebuah foto yang dirilis ISIS ke media sosial menampilkan ancaman terhadap perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.
|
EditorErvan Hardoko

MOSKWA, KOMPAS.com - Terusir dari kota Mosul, Irak dan Raqqa, Suriah ternyata tak membuat ISIS benar-benar mati.

Nyatanya, kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu kembali melancarkan ancaman kali ini terkait putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Lewat media sosial ISIS menyebarkan foto seorang pria membawa senapan serbu dan sebuah gambar bom dengan bendera hitam ISIS.

Foto pria bersenjata itu kemudian dibuat seolah dia berdiri di depan Volgograd Arena sebuah stadion sepak bola di wilayah selatan Rusia.

Baca: Dubes Inggris: Kami Belajar dari Cara Indonesia Kendalikan Ancaman ISIS

Selain itu, sebuah gambar logo Piala Dunia melengkapi foto tersebut sehingga membuat ancaman ISIS semakin nyata.

Piala Dunia 2018 digelar di 11 kota Rusia pada 14 Juni hingga 15 Juli dengan partai final digelar di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Ratusan ribu penggemar sepak bola diperkirakan bakal membanjiri Rusia untuk mendukung tim kesayangan mereka.

Pada April lalu sebuah bom koper meledak di stasiun kereta api bawah tanah di kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg dan menewaskan 14 orang.

ISIS mengklaim ledakan bom itu merupakan balasan serangan udara Rusia di Suriah. Rusia memang dikenal sebagai sekutu utama Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X