Kompas.com - 18/10/2017, 07:19 WIB
|
EditorErvan Hardoko


DAMASKUS, KOMPAS.com - Pertempuran di kota Raqqa, Suriah boleh jadi sudah usai menyusul kesuksesan Tentara Demokratik Suriah (SDF) merebut kota itu dari tangan ISIS.

Namun demikian, permasalahan kemanusiaan justru terus meningkat. Demikian disampaikan organisasi pegiat kemanusiaan, Save the Children, Selasa (17/10/2017).

"Serangan militer di Raqqa memang bisa dikatakan sudah usai, tapi krisis kemanusiaan yang terjadi lebih besar dari yang pernah ada," ujar Direktur Kelompok Bantuan Suriah, Sonia Khush dalam pernyataannya.

Baca juga: Milisi Dukungan AS Rebut Kota Raqqa dari Tangan ISIS

SDF mengumumkan, telah berhasil menguasai kembali kota Raqqa pada Selasa setelah melalui pertempuran brutal sejak Juni lalu.

Dilansir dari AFP, Save the Children mengingatkan, sekitar 270.000 orang yang melarikan diri dari pertempuran di Raqqa masih sangat membutuhkan bantuan. Kamp-kamp pengungsi juga telah penuh sesak.

Mayoritas penmduduk Raqqa sudah tak memiliki rumah untuk pulang dan ribuan warga sipil masih dipindahkan dari sisi timur provinsi Deir Ezzor, yang masih diliputi pertempuran.

"Banyak dari mereka terganggu mimpi buruk setelah menyaksikan kekerasan yang mengerikan dan akan tetap memerlukan dukungan psikologis," ungkap kelompok tersebut.

Baca juga: Begini Sulitnya Merebut "Jantung Kekhalifahan" ISIS di Raqqa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.