Kompas.com - 17/10/2017, 15:08 WIB
|
EditorErvan Hardoko

BARCELONA, KOMPAS.com - Dua tokoh penting kemerdekaan Catalonia pada Senin (16/10/2017) malam waktu setempat dikirim ke penjara oleh Pengadilan Tinggi Spanyol.

Pemerintah menjebloskan mereka ke bui ketika keduanya tengah menjalani pemeriksaan atas dugaan penghasutan.

Dewan Nasional Catalonia, Jordi Sanchez, dan Dewan Budaya, Joe Cuixart, diselidiki terkait peran mereka dalam aksi unjuk rasa melawan polisi saat referendum kemerdekaan berlangsung.

Laman Telegraph menulis, kedua pria itu dituduh memimpin aksi protes malam hari di Barcelona pada 20 September lalu.

Baca: Madrid Sebut Surat Pemimpin Catalonia Bukan Jawaban yang Diminta

Saat hadir ke pengadilan pada Senin pagi waktu setempat, Cuixart dan Sanchez mengatakan, mereka tidak akan pulang ke rumah malam itu.

Mereka ditahan tanpa jaminan dan jika terbukti bersalah keduanya terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Keduanya menjadi pemimpin dalam aksi unjuk rasa yang menarik puluhan ribu orang ke departemen ekonomi Catalonia, ketika polisi melakukan razia.

Setidaknya, tiga unit mobil polisi dirusak dan penumpangnya berlarian ke gedung, di mana selama berjam-jam sejumlah anggota intelejen ditangkap para pengunjuk di luar gedung.

Hakim mengatakan kedua tokoh itu dituduh meminta para pengunjuk rasa untuk tidak melakukan demonstrasi secara damai.

Halaman:
Sumber Telegraph
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.