Kompas.com - 17/10/2017, 10:11 WIB
Bom truk meledak di Mogadishu, Somalia, pada Sabtu (14/10/2017) waktu setempat menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas. Reuters via The GuardianBom truk meledak di Mogadishu, Somalia, pada Sabtu (14/10/2017) waktu setempat menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas.
|
EditorGlori K. Wadrianto

ANKARA, KOMPAS.com - Korban luka-luka akibat ledakan bom truk di Mogadishu, Somalia, diterbangkan ke Turki untuk menjalani perawatan di Ankara.

Bom bunuh diri itu menjadi serangan paling mematikan dalam sejarah Somalia.

AFP memberitakan, pesawat militer Turki membawa 35 orang korban luka tragedi Somalia telah mendarat di bandara Ankara.

Mobil ambulan juga telah siap membawa korban ke rumah sakit.

Baca: Putra Mahkota Saudi Berbela Sungkawa untuk Korban Bom Truk Mogadishu

Turki berdukacita secara mendalam pada peristiwa pengeboman Mogadishu yang telah menewaskan 276 nyawa dan 300 orang terluka, pada Sabtu lalu.

Ledakan itu terjadi di persimpangan Hidan, sebuah kawasan komersial yang sibuk di ibu kota Mogadishu. Banyak pertokoan, hotel, dan perkantoran di kawasan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai bentuk bantuan, Turki mengirimkan pesawat yang memboyong suplai obat-obatan, seketika setelah penyerangan terjadi.

Menteri Kesehatan Ahmet Demircan, yang berada di Mogadishu, Senin (16/10/2017), mengkoordinasi pengiriman korban yang terluka.

Pada September, Turki meresmikan pusat pelatihan militer terbesar di Somalia, di mana pasukan lokal akan mengambilalih tugas perlindungan Somalia yang diserang oleh teroris Al Shabaab.

Belum ada klaim dari pihak yang mengaku bertanggungjawab pada peristiwa peledakan di Mogadishu.

Namun, tuduhan mengarah pada kelompok militan Al Shabaab yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda.

Al Shabaab telah melakukan banyak bom bunuh diri untuk melawan Pemerintah Somalia yang memperoleh dukungan dari internasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.