1.700 Tahun "Hilang", Ruang Teater Era Romawi Ditemukan di Yerusalem

Kompas.com - 17/10/2017, 08:15 WIB
Arkeolog Joe Uziel menunjukkan struktur seperti teater Romawi kuno di terowongan tembok ratapan di sebelah barat jerusalem, Senin (16/10/2017).  UPI/ Debbie HillArkeolog Joe Uziel menunjukkan struktur seperti teater Romawi kuno di terowongan tembok ratapan di sebelah barat jerusalem, Senin (16/10/2017).
|
EditorGlori K. Wadrianto

Yerusalem, KOMPAS.com - Sebuah penggalian di dekat Tembok Ratapan, sebelah barat Yerusalem, Israel, mengungkap keberadaan bebatuan, sisa-sisa teater masa Romawi.

Terlihat tak kurang dari sisa kursi batu yang berjumlah 200-an buah.

Otoritas Purbakala Israel mengungkap keberadaan situs bebatuan yang telah 1.700 tahun tersembunyi.

"Dari prespektif penelitian, penemuan ini sensasional," kata para peneliti, Joe Uziel, Tehillah Lieberman, dan Avi Solomon, seperti yang dikutip laman UPI, Selasa (17/10/2017).

Disebutkan, jalur menuju arena teater itu terbuat dari bongkahan batu-batu besar.

Keberadaan ruang teater itu pun terungkap setelah penggalian sedalam delapan meter.

Catatan sejarah menunjukkan, teater tersebut dibangun pada masa pendudukan Romawi di Yerusalem antara tahun 63 SM hingga tahun 313.

Lokasinya berada di dekat Wilson's Arch, sebuah gerbang lengkung yang terbuat dari batu besar, menuju ke Temple Mount.

Baca: Mesir Temukan Makam Kuno Berusia 2.000 Tahun dari Zaman Romawi

Penemuan ini pun sekaligus menjadi konfirmasi atas penelitian yang telah berlangsung selama ini. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X