Angkatan Laut AS Kembali Unjuk Kekuatan Bersama Korsel

Kompas.com - 16/10/2017, 18:44 WIB
Angkatan laut Amerika Serikat dan Korea Selatan kembali melakukan latihan militer bersama di perairan yang dekat dengan Korea Utara. Foto diambil pada Oktober 2015. (Foto: Dokumentasi) ReutersAngkatan laut Amerika Serikat dan Korea Selatan kembali melakukan latihan militer bersama di perairan yang dekat dengan Korea Utara. Foto diambil pada Oktober 2015. (Foto: Dokumentasi)
|
EditorPascal S Bin Saju


SEOUL, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) bersama Korea Selatan ( Korsel) kembali melakukan latihan bersama angkatan laut mereka sebagai unjuk kekuatan terbaru menentang Korea Utara ( Korut).

Ketegangan atas program senjata nuklir Korut memang semakin tinggi dalam beberapa bulan terakhir menyusul aksi peluncuran misil dan enam kali uji coba nuklir yang dilakukan negara  tersebut.

Di tengah ketegangan yang meningkat itu, AS semakin menggenjot latihan militer bersama dengan Jepang dan Korsel, yang merupakan sekutu terdekatnya di kawasan itu.

"Latihan kali ini bertujuan untuk menjaga kesiapan menghadapi provokasi Angkatan Laut Korut sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menjalankan operasi bersama," ujar juru bicara Korsel kepada kantor berita Perancis, AFP, Senin (16/10/2017).

Baca:Setelah Guam, Korea Utara Ancam Hancurkan Australia

Latihan kerja sama dilakukan selama sepuluh hari bertempat di sebelah selatan perbatasan maritim yang disebut Garis Batas Utara.

Dalam latihan bersama itu, Angkatan Laut AS akan turut mengirimkan kapal induk USS Ronald Reagan dan dua kapal perangnya.

Pyongyang melalui kantor berita utamanya, KCNA, mengutuk upaya latihan bersama tersebut dan menyebut bergabungnya kapal induk AS sebagai tindakan sembrono yang dilakukan maniak perang dan hanya akan memperburuk ketegangan di Semenanjung Korea.

Pada Jumat pekan lalu, kapal selam bertenaga nuklir AS, USS Michigan, sudah lebih dulu merapat di selatan pelabuhan Busan, demikian menurut laporan kantor berita Korsel, Yonhap.

Seminggu sebelumnya, AS juga menerbangkan dua pesawat pengebom di atas Semenanjung Korea dalam latihan malam pertama angkatan udara bersama Jepang dan Korsel.

Baca:Korut: Aksi Bunuh Diri, Australia Ikut Latihan Militer AS

Angkatan Bersenjata AS juga akan memamerkan sejumlah pesawat terbangnya dalam eksebisi di Seoul, yang akan dibuka pada Selasa (17/10/2017).

Komandan Tempur AS-Korea (USFK), Jenderal Vincent Brooks, mengatakan mereka akan mengadakan latihan tahunan untuk persiapan evakuasi saat terjadinya bencana di kawasan Semenanjung Korea.

"Walaupun tidak secara langsung terkait dengan situasi geopolitik saat ini, kita harus siap di semua wilayah," kata Brooks.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X