Kompas.com - 16/10/2017, 17:52 WIB
Ilustrasi perdagangan manusia HANDININGIlustrasi perdagangan manusia
|
EditorErvan Hardoko

KUWAIT CITY, KOMPAS.com - Aparat keamanan Kuwait menangkap empat orang yang memaksa 26 orang asal Asia bekerja di panti pijat.

Bukan bekerja di panti pijat yang menjadi masalah, tetapi ke-26 orang itu diharuskan mengenakan pakaian perempuan dan dipaksa memberikan "layanan khusus".

Keempat orang itu ditangkap setelah polisi menerima informasi terkait sebuah geng yang memaksa orang-orang asing melakukan praktik amoral.

Setelah mendapatkan informasi itu, polisi segera bergerak untuk melakukan penyelidikan dan setelah memastikan kebenaran informasi itu penggerebekan pun digelar.

Baca: Jenderal Thailand Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Perdagangan Manusia

Dari hasil investigasi terungkap geng itu terdiri atas seorang warga Kuwait, dua orang asal Asia, dan satu orang lagi tak memiliki kewarganegaraan.

Mereka memaksa ke-26 pria asal Asia itu masuk ke dunia hitam dan menjadi tukang pijat "plus" di kawasan Mahboula dan Abu Halifa. Demikian dikabarkan harian terbitan Kuwait Al Rai, Senin (16/10/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada polisi para korban mengaku diancam dengan kekerasan sehingga mereka terpaksa mengikuti kemauan keempat orang itu.

"Para pekerja itu menjelaskan apa yang terjadi kepada mereka termasuk pemukulan, kekerasan seksual, dan dipaksa bekerja tanpa istirahat," ujar seorang sumber keamanan kepada harian Al Rai.

"Mereka juga dipaksa memberikan layanan seks kepada para klien, menggunakan riasan wajah, dan mengenakan pakaian perempuan," tambah sumber itu.

Sumber itu menambahkan, setelah keempat tersangka ditahan, polisi masih melanjutkan penyelidikan kasus yang dianggap sebagai sebuah perdagangan manusia.

Baca: Myanmar Masuk Daftar Hitam Perdagangan Manusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.