Hari Ini dalam Sejarah: Ratu Perancis Marie Antoinette Dipenggal

Kompas.com - 16/10/2017, 16:01 WIB
Sebuah lukisan yang menggambarkan proses eksekusi Ratu Perancis Marie Antoinette pada 16 Oktober 1793. WikipediaSebuah lukisan yang menggambarkan proses eksekusi Ratu Perancis Marie Antoinette pada 16 Oktober 1793.
|
EditorErvan Hardoko

Pada 1785, sebuah skandal kalung berlian menghancurkan reputasi sang Ratu Perancis.

Seorang pencuri yang menyamar sebagai Marie Antoinette berhasil menggondol kalung yang dihiasi 647 butir berlian itu dan menyelundupkan dan menjual kalung itu di sana.

Meski Marie Antoinette tak bersalah atau terlibat dalam peristiwa itu, rakyat tetap menganggapnya bertanggung jawab atas skandal tersebut.

Reaksi Marie Antoinette menghadapi kritik amat tak terduga. Dia malah membalas kritikan dengan membangun sebuah rumah peristirahatan mewah Hameau de la Reine di Versailles pada 1786.

Kondisi ini kemudian berpuncak pada 14 Juli 1789 saat 900 buruh dan petani Perancis menyerbu penjara Bastille untuk merampas senjata dan amunisi, sekaligus menandai dimulainya Revolusi Perancis.

Pada 6 Oktober di tahun yang sama, sebanyak 10.000 orang berkumpul di luar Istana Versailles dan menuntut agar raja dan ratu dibawa ke Paris.

Louis XVI yang peragu tak bisa memutuskan apa-apa. Maka Marie Antoinette mengambil peran politik suaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Elizabeth II Dinobatkan Menjadi Ratu Inggris

Dia bertemu dengan para penasihat, duta besar, dan mengirimkan surat kepada para penguasa Eropa untuk membantu menyelamatkan monarki Perancis.

Di sisi lain, Marie Antoinette dan selingkuhannya, Count Axel von Fersen berusaha menyelundupkan keluarga kerajaan ke luar negeri pada 1791.

Namun, mereka tertangkap dan dibawa kembali ke Paris dan pada September 1791 Louis XVI setuju meneken konstitusi baru yang disusun dewan nasional dengan imbalan Louis XVI tetap menjadi raja meski hanya sekadar simbol.

Pada musim panas 1792, di saat Perancis di ambang perang melawan Austria dan Prussia seorang politisi radikal yang tengah naik daun Maximilien de Robespierre menyerukan agar raja ditumbangkan.

Pada September di tahun yang sama setelah bulan-bulan berdarah di Paris, Konvensi Nasional membubarkan kerajaan dan menyatakan berdirinya Republik Perancis lalu memutuskan untuk menangkap raja dan ratu.

Awal tahun 1793, Louis XVI diadili. Pengadilan kemudian memutuskan Louis XVI bersalah melakukan pengkhianatan dan menjatuhkan hukuman mati bagi sang raja.

Pada 21 Januari 1793 , Louis XVI menjalani hukuman mati dengan cara dipenggal pisau guillotine.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.