Kompas.com - 15/10/2017, 09:36 WIB
EditorPascal S Bin Saju

MOGADISHU, KOMPAS.com – Sedikitnya 20 orang tewas akibat bom truk meledak di distrik yang padat penduduk di Mogadishu, ibu kota Somalia, Sabtu (14/10/2017) waktu setempat.

Distrik Hodan, tempat di mana ledakan itu terjadi, merupakan kawasan perhotelan, pertokoan, restoran atau rumah makan, dan kantor-kantor pemerintah pusat.

Kapten polisi Mogadishu, Mohamed Hussein, mengatakan, truk itu sedang diikuti aparat keamanan, sebagaimana dilaporkan The Guardian mengutip kantor berita Associated Press.

Namun, ketika berada di Kilometer 4 di distrik Hodan, ibu kota Somalia, truk tersebut meledak.

Kendaraan di belakangnya pun hancur akibat ledakan itu. Selain 20 orang tewas, 15 orang terluka. Serangan bom truk itu merupakan yang paling mematikan di Mogadishu.

Baca: Bom Mobil Hancurkan Kedai Pizza di Mogadishu, 17 Tewas

Besarnya ledakan itu juga menyebabkan jendela-jendela bangunan  di dekatnya pun rusak dan bahkan ada yang daun jendelanya terpental dari dudukannya.

“Saat itu arus lalu lintas sedang ramai oleh para pelintas dan mobil,” kata  Abdinur Abdulle, seorang petugas di sebuah restoran di dekat kejadian. “Itu sebuah bencana besar.”

Ismail Yusuf, seorang saksi mata lainnya, mengatakan, “Ini mengerikan, bom itu meledak di sepanjang jalan yang ramai dan menyebabkan banyak orang tewas.”

“Saya melibat tubuh korban tewas berserakan, tetapi saya tidak dapat menghingtunya. Sungguh sebuah kejadian yang mengerikan”.

Belum ada pihak yang segera mengklaim bertanggung jawab atas kejadian itu. Namun, kelompok Islamis radikal yakni Al Shabaab, acap melakukan serangan serupa untuk mendapat korban banyak.

Kelompok itu, yang juga adalah sayap Al Qaeda di Tanduk Afrika, melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Somalia yang didukung pasukan PBB dan sekutunya di Uni Afrika.

Baca: Kantor Pusat Polantas di Mogadishu Diserang Bom Mobil

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.