Kompas.com - 12/10/2017, 13:43 WIB
Sagaing adalah salah satu dari empat distrik yang dilanda banjir di Vietnam merupakan daerah terparah. AFPSagaing adalah salah satu dari empat distrik yang dilanda banjir di Vietnam merupakan daerah terparah.
EditorPascal S Bin Saju

HANOI, KOMPAS.com - Sedikitnya 37 orang tewas dan 40 orang lainnya hilang akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Vietnam utara dan tengah, kata otoritas berwenang, Kamis (12/10/2017).

Hujan lebat melanda kota-kota di wilayah tersebut dalam beberapa hari ini. Provinsi Hoa Binh utara merupakan wilayah yang terparah dengan 11 orang tewas dan 21 orang lagi hilang.

"Kami memobilisasi semua pasukan untuk mencari korban hilang," kata seorang pejabat urusan bencana di provinsi tersebut kepada kantor berita AFP.

Sedikitnya 37 orang tewas di enam provinsi, kata Otoritas Manajemen Bencana Vietnam. Pihak berwenang juga sedang berusaha keras menemukan puluhan orang yang masih hilang.

Baca: 25 Orang Tewas akibat Banjir di Vietnam, Badai Sarika Pun Kian Mendekat

Seorang wartawan dari Kantor Berita Vietnam tersapu arus sungai yang meluap hingga melewati jembatan di provinsi Yen Bai utara, Rabu (11/10/2017. Pihak berwenang masih mencarinya sampai Kamis ini.

Gambar di media pemerintah menunjukkan, orang-orang menyeberangi banjir setinggi pinggang dan saluran atau got tidak bekerja akibat banyak yang tertutup tanah longsor.

Sedikitnya 18 orang dikubur di tanah longsor, Rabu (11/10/2017) malam di provinsi Hoa Binh utara dengan 15 orang masih hilang hingga Kamis ini, demikian kata media pemerintah.

"Banjir bandang sangat mengerikan, banjir tertumpah dari bukit, setinggi tiga meter. Lalu lintas terhenti akibat banjir," kata Phan Ba Dien kepada situs berita media pemerintah, VNExpress.

Baca: Banjir Tiga Hari di Vietnam Tewaskan 26 Orang

Delapan orang dilaporkan tewas di provinsi Nghe An dan Thanh Hoa, kata badan bencana tersebut.  Sementara ratusan tentara dan milisi dikerahkan untuk usaha penyelamatan.

Vietnam telah terpukul oleh cuaca buruk tahun ini. Pada September, topan Doksuri menghancurkan Vietnam tengah, menewaskan 11 orang, dan menghancurkan ribuan properti.

Hampir 170 orang tewas atau hilang dari bencana alam tahun ini, yang menyebabkan kerusakan sebesar 36 juta dollar, kata data resmi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.