Kompas.com - 12/10/2017, 10:12 WIB
EditorPascal S Bin Saju

GENEVA, KOMPAS.com —  Sebuah laporan yang dikeluarkan pada Rabu (11/10) di Geneva, Swiss, oleh kantor Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuduh tentara Myanmar telah menyerang rumah dan desa minoritas Rohingya.

Tidak hanya itu, tentara Myanmar juga diduga berusaha "menghapus bangunan-bangunan bersejarah " di wilayah Rohingya sehingga secara efektif kawasan itu tidak dikenali lagi.

Laporan oleh tiga anggota tim HAM PBB itu didasarkan pada 60 wawancara perorangan dan kelompok di kamp pengungsi di Cox's Bazar, Bangladeh, antara 14 dan 24 September 2017.

Menuruta laporan Voice of America dari Geneva, laporan itu menuduh Myanmar menjalankan rencana yang terorganisir, terkoordinasi, dan sistematis untuk menyerang Rohingya.

Serangan itu pun dilakukan secara brutal terhadap etnis minoritas Rohingya yang beragama Islam di Rakhine untuk mengusir mereka ke luar negeri dan mencegah mereka kembali lagi.

Baca: Ribuan Warga Rohingya Melarikan Diri ke Banglades

Seorang pemantau HAM, Thomas Hunecke, mengatakan, informasi yang dapat dipercaya menunjukkan, pasukan keamanan Myanmar bersama etnis lokal Rakhine, telah melakukan pelanggaran HAM berat terhadap Muslim Rohingya.

Di dalamnya termasuk penghancuran harta benda dan pembakaran tempat tinggal dan desa-desa.

"Kerusakan rumah, ladang, gudang makanan, tanaman pangan, ternak dan bahkan pepohonan, tidak akan memungkinkan warga Rohingya kembali ke kehidupan normal dan mendapat mata pencaharian pada masa depan di Rakhine utara," ungkap Hunecke.

Hunecke mengatakan, pihak berwenang Myanmar mencoba menghapus tempat-tempat bersejarah dan mengubah Rohingya menjadi daerah terpencil dan tak dikenali.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.