Menlu Korut: AS Akan Dibalas dengan Guyuran "Hujan Api" - Kompas.com

Menlu Korut: AS Akan Dibalas dengan Guyuran "Hujan Api"

Kompas.com - 12/10/2017, 08:42 WIB
Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho berbicara di muka Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York,  23 September 2017. AFP/JEWEL SAMAD Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho berbicara di muka Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York, 23 September 2017.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho, menuduh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah "menyalakan sumbu perang" antara negaranya dan AS.

Ri juga mengatakan, AS akan menerima pembalasan dengan guyuran "hujan api", kata kantor berita Rusia, TASS, yang diteruskan The Times, Rabu (11/10/2017).

Ketegangan antara Washington dan Pyongang meningkat dalam beberapa bulan ini karena pemerintahan Trump berusaha mengekang program senjata nuklir dan misil balistik   Korut.

Pernyataan Ri adalah episode terbaru dari perang kata-kata yang semakin meningkat antara Trump dan rezim Kim Jong Un di Pyongyang.

TASS mengutip ucapan Ri, "Dengan pernyataannya yang berani dan gila di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Trump, ... telah menyalakan sumbu perang melawan kami."

Baca: "72 Persen Warga AS Khawatir Perang dengan Korut akan Meletus"

Menurut Trump, ketika berbicara di depan sidang Majelis Umum PBB pada akhir September 2017, AS akan menghancurkan Korut jika diserang negara berhaluan komunis itu.

"Kita dapat katakan bahwa Trump telah menyulut sumbu perang terhadap kami dengan mengeluarkan pernyataannya yang militeristik dan penuh khayalan di PBB,” kata Ri kepada TASS.

Menlu Korut itu menegaskan, AS harus bertindak rasional dan berhenti memprovokasi Korut.

Meski Korut belum menanggapi simulasi tempur yang melibatkan enam jet AS di Semenanjung Korea, Selasa (10/10/2017) malam, bakal dicap Pyongyang sebagai provokasi terbaru AS.

Enam jet tempur militer AS, termasuk dua pesawat pengebom, terbang di udara Semenanjung Korea sebagai “unjuk kekuatan”, Selasa malam.

Baca: Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang"

Latihan terbang tersebut boleh dikatakan sebuah provokasi terbaru kepada Korut sekalipun sebelumnya Pemimping Tertinggi Korut, Kim Jong Un, mengancam akan menembaknya.

Dua pesawat  pengebom supersonik B-1B milik AS terlibat dalam simulasi itu.

Memang Trump telah mempertimbangkan kemungkinan serangan militer terhadap Korut. Karena itu penampilan terbaru enam jet tempur AS tadi merupakan sebuah” unjuk kekuatan” terhadap Pyongyang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPascal S Bin Saju
Komentar

Terkini Lainnya

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Hari Pertama Kerja, Wali Kota Jakut Klaim Semua Pegawainya Masuk

Megapolitan
Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Ketua DPR Minta Polisi Usut Tuntas Tenggelamnya KM Sinar Bangun

Nasional
'Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya'

"Mbah Yam Memang Terkenal Bisa Pijat, Tak Sangka Banyak Janin Dikubur di Rumahnya"

Regional
Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Suaeb, Sosok Penjaga Budaya Betawi dari Jakarta Utara

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Kronologi Kecelakaan Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang hingga Tewaskan Wisatawan

Regional
PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

PNS dan Dirut BUMD Antre untuk Halalbihalal dengan Anies-Sandi

Megapolitan
Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Maskapai AS Kompak Tak Angkut Anak Migran yang Terpisah dari Orangtua

Internasional
Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Jip Wisata Merapi Terjun ke Jurang, Satu Wisatawan Tewas Berasal dari Bogor

Regional
Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Selamat Ulang Tahun ke-57 Pak Jokowi!

Nasional
'Head to Head' Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

"Head to Head" Dihapus, Debat Final Pilgub Jabar Diprediksi Antiklimaks

Regional
Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Perintah Eksekutif Trump Akhiri Krisis Migran Hanya Berlaku Sementara

Internasional
Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Simulasi Pemohon SIM Wajib Tes Psikologi Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Bir Pletok Peci Merah, Bir Pletok Kekinian ala Starbucks

Megapolitan
Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Tradisi Kamomose, Tradisi Mencari Jodoh setelah Lebaran

Regional
5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

5 Berita Populer: Kesaksian Korban Selamat Kapal Sinar Bangun dan Wisatawan Perancis Diperkosa di Labuan Bajo

Regional

Close Ads X