Kompas.com - 12/10/2017, 08:15 WIB
EditorPascal S Bin Saju

MADRID, KOMPAS.com - Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, Rabu (11/10/2017), menolak mediasi apapun untuk menyelesaikan krisis terkait dorongan kemerdekaan Catalonia.

"Tidak ada mediasi antara hukum demokrasi dan ketidaktaatan, ilegalitas," katanya kepada parlemen di Madrid, ibu kota Spanyol, sebagaimana dilaporkan kantor berita Perancis, AFP.

Para pemimpin separatis Catalonia, Selasa (10/10/2017), telah menandatangani deklarasi kemerdekaan, namun mengatakan menuda pemisahan untuk berdialog dengan Madrid.

Rajoy juga menolak rencana kemerdekaan yang dikampanyekan pemimpin Catalonia, Carles Puigdemont, dan menyebutnya sebagai "dongeng" belaka.

"Ini tidak damai, tidak bebas, tidak akan dikenali Eropa, dan sekarang semua orang tahu dampaknya," tambahnya.

Baca: Deklarasi Kemerdekaan Catalonia Diteken, Raja Gelar Rapat Darurat

PM Rajoy menunjukk pada beberapa perusahaan besar yang telah memindahkan kantor pusat atau markas mereka di luar Catalonia dalam beberapa hari terakhir sebagai dampaknya.

Puigdemont berulang kali meminta mediasi sejak dia maju pada 1 Oktober dengan referendum kemerdekaan di Catalonia yang dianggap ilegal oleh Madrid dan pengadilan Spanyol.

Sebelumnya, Rabu, Puigdemont mengusulkan dalam sebuah wawancara dengan CNN bahwa seorang mediator ditunjuk untuk menyelesaikan krisis tersebut.

"Mungkin, bisa membantu (kita) untuk berbicara jika dua orang yang mewakili pemerintah Spanyol dan dua orang yang mewakili Catalonia menyetujui satu hal, misalnya, menunjuk seorang mediator," katanya.

Puigdemont mengumumkan di parlemen lokal di Barcelona pada Selasa bahwa dia telah menerima mandat agar "Catalonia menjadi negara merdeka" setelah referendum pada 1 Oktober lalu.

Baca: Spanyol Jatuhkan Ultimatum kepada Catalonia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.