"Militer Rwanda Siksa Ratusan Tahanan untuk Dapat Pengakuan"

Kompas.com - 10/10/2017, 16:52 WIB
Presiden Rwanda Paul Kagame (tengah) di tengah pendukungnya di Kigali, 5 Agustus 2017, setelah kemenangan mutlak dalam pemilihan umum. 
 AFP PHOTO / CYRIL NDEGEYAPresiden Rwanda Paul Kagame (tengah) di tengah pendukungnya di Kigali, 5 Agustus 2017, setelah kemenangan mutlak dalam pemilihan umum.
EditorGlori K. Wadrianto

KIGALI, KOMPAS.com - Militer Rwanda dituding melakukan penyiksaan sistematis terhadap ratusan tahanan, demi mendapat pengakuan seperti yang mereka harapkan.

Metode penyiksaan yang digunakan antara lain adalah dengan mengurangi pasokan oksigen (asphyxiation) -biasanya dengan cara membekap, atau pun menggunakan alat kejut listrik.

Temuan ini diungkap kelompok Human Rights Watch dalam sebuah laporan setebal 91 halaman yang diterbitkan, Selasa (10/10/2017). 

Badan pengawas hak asasi manusia tersebut mengkonfirmasi ada 104 penyiksaan yang dilakukan di pusat penahanan militer Rwanda.

Baca: Genosida di Rwanda, Paus Fransiskus Mohon Ampun Atas Kegagalan Gereja

Praktik itu terjadi dalam rentang waktu antara tahun 2010 hingga 2016.

Disebutkan pula, ada dugaan jumlah "korban" sebenarnya jauh lebih banyak dari temuan HRW.

Penyiksaan sistematis ini juga sering diabaikan oleh hakim dan jaksa, saat muncul pengaduan dari pihak yang dirugikan di pengadilan.

"Penelitian selama beberapa tahun menunjukkan, pejabat militer di Rwanda dapat menggunakan penyiksaan kapan pun mereka mau."

Demikian dikatakan Ida Sawyer dari HRW, sebuah badan pengawas global yang berbasis di Amerika Serikat, seperti dikutip AFP.

HRW menyebut  sebagian besar korban ditahan karena dicurigai menjadi anggota FDLR -kelompok pemberontak yang didominasi kelompok Hutu yang berbasis di Republik Demokratik Kongo timur.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X