Terkait Larangan Niqab dan Burka, Polisi Austria Tindak Pemakai Topeng

Kompas.com - 10/10/2017, 07:13 WIB
Busana wanita Muslim yakani 1). Hijab, 2). Nikab, 3). Cadar, dan 4). Burqa. The TelegraphBusana wanita Muslim yakani 1). Hijab, 2). Nikab, 3). Cadar, dan 4). Burqa.
EditorPascal S Bin Saju

VIENNA, KOMPAS.com - Kepolisian Austria meminta adanya kejelasan tentang undang-undang baru yang kontroversial, yang berisi larangan pemakaian penutup wajah penuh di tempat-tempat umum.

Permintaan ini diajukan setelah polisi mengambil tindakan terhadap musisi jalanan dan pengusung iklan yang mengenakan topeng binatang, seperti dilaporkan BBC, Selasa (10/10/2017).

Dalam satu kasus, polisi dilaporkan menjatuhkan denda kepada perusahaan yang karyawannya mengenakan kostum ikan hiu untuk mempromosikan bisnisnya di pusat kota Vienna.

Tindakan itu diambil setelah karyawan tersebut menolak membuka wajahnya. Sejumlah musisi yang mengenakan topeng binatang juga diberi peringatan resmi.

Undang-undang baru menetapkan, wajah seseorang harus tampak dengan batas garis rambut hingga dagu dan terihat dengan jelas.

Baca: Austria Mulai Larang Kerudung Berpenutup Wajah di Tempat Umum

Peraturan yang mulai diterapkan pada 1 Oktober 2017 itu juga melarang pemakaian penutup wajah dan kepala yang biasa digunakan oleh perempuan Musli, seperti niqab dan burka.

Sebenarnya bukan hanya larangan burka atau niqab saja yang diatur dalam undang-undang, namun juga untuk masker kesehatan dan topeng badut yang menutup wajah.

Seorang miliarder warga Perancis-Aljazair, Rachid Nekkaz, memimpin protes di luar gedung Kementerian Dalam Negeri di Vienna, Senin (9/10/2017).

Dalam aksi, ia menutup mukanya dengan gambar Menteri Luar Negeri Sebastian Kurz.

Pengusaha kaya itu lantas berjanji akan membayar denda yang dikenakan kepada semua perempuan yang dituntut karena mengenakan niqab atau burka di tempat-tempat umum di Austria.

Di seluruh wilayah Austria, jumlah perempuan yang sejatinya mengenakan niqab dan burka diperkirakan hanya 150 orang.

Baca: Kepolisian Austria Gagalkan Rencana Serangan Teror di Vienna



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X