Iran Tembak Rudal ke Pangkalan AS, Jika Ada Sanksi Baru untuk Teheran

Kompas.com - 09/10/2017, 22:17 WIB
Komandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Mohammad Ali Jafari.  AP PHOTOKomandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Mohammad Ali Jafari.
EditorGlori K. Wadrianto

TEHERAN, KOMPAS.com - Komandan Garda Revolusi Iran memperingatkan pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah berisiko terkena serangan peluru kendali Iran, jika AS berani menerapkan sanksi baru terhadap Teheran.

Dalam beberapa hari mendatang, Presiden Donald Trump berencana menyatakan Iran tidak mematuhi kesepakatan internasional yang ditandatangani pada 2015, untuk membatasi senjata nuklirnya.

Namun, Trump kemudian memberi Kongres waktu 60 hari untuk memutuskan apakah akan memperbarui sanksi ekonomi terhadap Teheran, atau tidak.

Baca: Toko Buku Terbesar Dunia Resmi Beroperasi di Iran

Namun, media pemerintah Iran mengutip Komandan Garda Mohammad Ali Jafari, Minggu (8/10/2017), menyatakan, jika sanksi baru diterapkan, AS harus memindahkan basisnya di luar jangkauan rudal Iran, hingga sejauh 2.000 kilometer.

Pangkalan militer AS diketahui berlokasi di Bahrain, Irak, Oman, dan Afganistan, semua berjarak 500 kilometer dari perbatasan Iran.

Jafari menolak bernegosiasi dengan AS mengenai masalah regional.

Ia mengatakan, jika AS menganggap Garda Revolusi sebagai kelompok teroris, maka Iran juga akan menganggap militer AS sebagai teroris.

Ia menambahkan, sanksi baru AS akan menutup kesempatan hubungan abadi antara AS dan Iran.

Pengawas nuklir PBB menilai, Iran sudah mematuhi kesepakatan nuklir itu.

Selain itu, lima negara lain dalam perjanjian internasional yang sudah berjalan dua tahun tersebut pun tidak mengisyaratkan ingin melakukan negosiasi ulang.

Baca: Iran Balas Cemoohan Trump dengan Uji Coba Rudal Khoramshahr



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X