Korban Perkosaan Ditempatkan Sekelas dengan Pemerkosanya

Kompas.com - 09/10/2017, 21:13 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.
EditorGlori K. Wadrianto

Rachel Krys, Direktur lembaga Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan, sepakat bahwa kasus ini memakan waktu "terlalu lama".

Menurut dia, masalah yang mendapat sorotan dalam laporan tahun lalu sangat mengejutkan.

Dia menilai, Pemerintah Inggris gagal memenuhi kewajibannya sebagaimana diatur dalam undang-undang hak asasi manusia pada bagian perlindungan anak.

"Perempuan terus-menerus dikecewakan oleh sekolah dan sistem. Pemerintah harus memberitahu sekolah apa yang harus dilakukan."

"Tidak bisa mengharapkan setiap kepala sekolah dan dewan sekolah mengambil keputusan. Ini tidak mudah dan pemerintah harus memikul tanggung jawab."

Mengecewakan

Rachel, ibu yang putrinya diperkosa, mengaku anaknya dalam tahap pemulihan, namun merasa 'sangat dikecewakan.'

"Situasi buruk memperparah keadaan. Dan ada akibat jangka panjang terhadap dirinya, baik dalam kegagalan anak saya mengakses keadilan maupun kondisi psikologisnya," katanya.

Departemen Pendidikan mengaku tengah bekerja sama dengan para ahli untuk menentukan cara terbaik dalam menyusun panduan mengenai penanganan komite penyelidik dalam kasus seperti itu.

"Dalam panduan perlindungan jelas bahwa sekolah harus memiliki kebijakan perlindungan anak yang menangani pelecehan sesama siswa."

"Hal ini harus meliputi prosedur untuk meminimalkan perbuatan itu, berikut nasihat bagaimana tuduhan itu disikapi, dan bagaimana dukungan terhadap korban."

Demikian pemaparan Menteri Urusan Anak dan Keluarga, Robert Goodwill.

"Kami tengah mempertimbangkan apa lagi yang bisa diperbuat untuk membantu sekolah."

"Kami mengumpulkan pandangan para pemangku kepentingan serta para pakar tatkala memperbarui panduan perlindungan."

Baca: Tersangka Pemerkosa Ditangkap Polisi Saat Melamar Korban

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X