Korban Perkosaan Ditempatkan Sekelas dengan Pemerkosanya

Kompas.com - 09/10/2017, 21:13 WIB
Ilustrasi penjara. The GuardianIlustrasi penjara.
EditorGlori K. Wadrianto

Dia harus berinisiatif menggelar pertemuan dan -meskipun sudah berusaha, menurut dia, pihak sekolah tidak memprioritaskan kebutuhan putrinya.

"Mereka sangat ingin melindungi hak sang siswa untuk mendapat pendidikan, namun seperti tidak mempertimbangkan sama sekali hak putri saya sebagai korban pemerkosaan."

"Dan, entah bagaimana mereka tidak memahami apa dampaknya terhadap korban pemerkosaan saat ditempatkan di tempat yang sama dengan pemerkosa."

Putri Rachel mulai absen dari kelas yang sama dengan siswa yang memperkosanya, sebelum akhirnya tidak masuk sekolah.

Masalah ini mendapat sorotan dalam laporan Komite Kesetaraan Perempuan pada 2016, yang mengungkap insiden kekerasan dan pelecehan seksual di sekolah-sekolah Inggris.

Data yang dilansir BBC menunjukkan dari 5.500 pelanggaran seksual yang terjadi di berbagai sekolah di Inggris selama tiga tahun hingga Juli 2015.

Sebanyak 600 di antaranya merupakan kasus pemerkosaan.

Bulan lalu, para pengacara yang dihubungi oleh para korban, menulis surat kepada Menteri Pendidikan Justine Greening berisi tuduhan bahwa dia telah melanggar tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesetaraan 2010.

Dalam aturan itu, Menteri Pendidikan ditugasi menghapus diskriminasi terhadap siswi di sekolah dan mempromosikan kesetaraan kesempatan.

Departemen Pendidikan Inggris membalas surat itu dengan komentar bahwa mereka sedang menyusun panduan sementara.

Pendekatan tambal sulam

Dikatakan Rachel, panduan setebal 11 halaman yang digunakan Departemen Pendidikan menyebut apa yang harus dilakukan sekolah jika pelaku pemerkosaan adalah orang dewasa.

Namun tak ada rinciian terkait pelecehan yang dilakukan sesama siswa.

"Itulah mengapa terjadi pendekatan 'tambal sulam' yang memakan banyak waktu, sedangkan pihak korban diperlakukan sangat, sangat buruk oleh sekolah," kata Rachel.

"Saya amat yakin, inilah saatnya pemerintah mengambil sikap dan memberikan panduan serinci mungkin sebagaimana jika pelakunya adalah orang dewasa, sebab masalah yang diderita korban, sama rumitnya."

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X