Kompas.com - 09/10/2017, 18:02 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

KANO, KOMPAS.com - Otoritas Nigeria menggelar penuntutan massal pertama terhadap para tersangka yang terkait dengan konflik Boko Haram.

Penuntutan itu digelar dalam sebuah persidangan tertutup di sebuah pangkalan militer, di Kainji, Senin (9/10/2017).

Para terdakwa yang diajukan ke muka persidangan adalah mereka yang telah ditangkap dan ditahan sejak dimulainya pemberontakan Boko Haram pada tahun 2009.

Kementerian Kehakiman Nigeria, bulan lalu mengumumkan, sekitar 1.670 tahanan akan diadili di sebuah pengadilan sipil di sebuah pangkalan militer.

Sebanyak 651 lainnya yang ditahan di barak Giwa di Ibu Kota Negara bagian Borno di timur laut, Maiduguri, pun akan akan diadili berikutnya.

Baca: Pembebasan Siswi Chibok, Kesuksesan Dicampur Rasa Tak Sedap

Sumber pemerintah yang terlibat dalam proses tersebut mengatakan kepada AFP , pengacara pembela dan penuntut datang lebih awal untuk mempersiapkan kasus tersebut.

"Tapi dari semua indikasi, keseluruhan hari ini (Senin) akan digunakan untuk tujuan administratif," kata sumber tersebut.

"Ini hanya tentang memilah catatan tersangka untuk menentukan siapa yang akan diadili hari ini dan mereka yang akan diadili nanti."

"Persidangan akan dilakukan secara perorangan. Beberapa tersangka dituduh melakukan kejahatan tertentu, mereka akan diadili dalam sebuah kelompok."

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.