Kompas.com - 09/10/2017, 07:48 WIB
EditorPascal S Bin Saju

ANKARA, KOMPAS.com – Amerika Serikat (AS) dan Turki, Minggu (8/10/2017), mengurangi penerbitan visa di masing-masing pihak, yang menandakan ketegangan diplomatik, menyusul penangkapan seorang staf lokal Turki pada kantor Konsulat AS di Istanbul.

Keduataan Besar AS di Ankara mengatakan, “kejadian baru-baru ini” memaksa pemerintah AS menilai kembali “komitmen” Ankara terhadap keamanan layanan dan personil misi AS di Turki.

Di samping penyebutkan “kejadian baru-baru ini", Kedubes AS di Ankara tidak menyebutkan secara eksplisit penangkapan staf Konsulat AS di Istanbul oleh otoritas Turki, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, Senin (9/10/2017.

Untuk mengurangi jumlah pengunjung pada saat penilaian dilakukan, "kami segera menangguhkan semua layanan visa non-imigran di semua fasilitas diplomatik AS di Turki," katanya.

Visa non-imigran diterbitkan untuk semua perjalanan wisata, perawatan medis, bisnis, pekerja sementara, atau kepentingan belajar di AS.

Layanan visa imigran hanya untuk mereka yang ingin tinggal di AS secara permanen.

Baca: Turki Tangkap 105 Pekerja Teknologi Terkait Upaya Kudeta

Duta Besar AS untuk Turki, John Bass, sebelumnya mengecam penahanan terhadap seorang pegawai konsulat AS di Istanbul.

Menurut Bass, tindakan aparat di Istanbul itu dilandasi oleh pembalasan dan bukan penegakan hukum oleh oknum di dalam pemerintahan Turki.

Bass membuat pernyataannya sehubungan kasus Metin Topuz, staf konsulat AS di Istanbul yang ditahan pada Rabu (4/10/2017) dengan tuduhan terorisme.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.